TASIKMALAYA, Metrodeadline.com — Kemarau mulai berdampak pada ketersediaan air bersih bagi warga di dua kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Merespons kondisi tersebut, Forum Komunikasi Taruna Siaga Bencana (FK Tagana) Kabupaten Tasikmalaya bersama sejumlah unsur menggelar aksi tanggap darurat dengan menyalurkan total 10.000 liter air bersih, Sabtu (10/10/2026).
Aksi kemanusiaan tersebut melibatkan Polres Tasikmalaya, KNPI Sukaraja, IPPNU Kabupaten Tasikmalaya, PDAM Tirta Sukapura, serta Pemerintah Desa Leuwibudah.
Penyaluran dilakukan di dua titik yang terdampak kesulitan air bersih. Lokasi pertama berada di Kampung Cimanggu RT 03, RT 04, dan RT 05 RW 03, Desa Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, dengan bantuan sebanyak 4.000 liter air bersih.
Sementara itu, sebanyak 6.000 liter air bersih disalurkan kepada warga Kampung Tenjolaya RT 023 RW 005, Desa Sindangasih, Kecamatan Cikatomas.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, terutama untuk keperluan rumah tangga selama musim kemarau. Ketersediaan air bersih juga menjadi faktor penting dalam menjaga kebersihan dan kesehatan warga.
Kolaborasi lintas organisasi dan instansi ini direncanakan berlanjut dengan pemetaan wilayah lain yang mengalami kesulitan air bersih. Langkah tersebut diperlukan agar penanganan dapat diarahkan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Meski demikian, pemetaan lanjutan dan pendistribusian bantuan perlu diiringi upaya penanganan yang berkelanjutan. Sebab, distribusi air bersih bersifat mendesak untuk memenuhi kebutuhan harian, sedangkan solusi jangka panjang diperlukan agar warga tidak terus bergantung pada bantuan setiap kali kemarau melanda.
Reporter: Mamat Rahmat, C.JI., C.LWI.
