Uncategorized

Rapat Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) Kabupaten Lampung Tengah – Pemangku Kepentingan Sepakat Perkuat Upaya Pencegahan Kecelakaan dan Persiapan PAM Nataru 2026

713
×

Rapat Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) Kabupaten Lampung Tengah – Pemangku Kepentingan Sepakat Perkuat Upaya Pencegahan Kecelakaan dan Persiapan PAM Nataru 2026

Sebarkan artikel ini

Lampung Tengah, 19 November 2025 — Upaya kolaboratif dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan kembali diperkuat melalui penyelenggaraan Rapat Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) Kabupaten Lampung Tengah. Pertemuan ini berlangsung di Aula Satpas SIM Polres Lampung Tengah dan dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan, meliputi Kasatlantas Polres Lampung Tengah beserta tim, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, serta Jasa Raharja.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mengonsolidasikan tindakan preventif serta menyusun langkah terpadu dalam mengurangi kecelakaan lalu lintas, terutama menjelang periode libur akhir tahun dan Operasi PAM Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 yang secara rutin memerlukan strategi pengamanan dan pelayanan ekstra.

Dalam rapat FKLL ini, setiap instansi menyampaikan evaluasi dan analisis terhadap kondisi terkini lalu lintas di wilayah Kabupaten Lampung Tengah, termasuk titik-titik rawan kecelakaan, pertumbuhan volume kendaraan, kondisi infrastruktur jalan, hingga kesiapan fasilitas penunjang keselamatan.

Kasatlantas Polres Lampung Tengah, AKP Glend Felix Siagian, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., CPHR., CBA., menekankan bahwa peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya keselamatan berkendara harus berjalan beriringan dengan peningkatan pengawasan dan penegakan hukum. Upaya penyuluhan, penertiban, serta rekayasa lalu lintas dinilai perlu terus diperkuat untuk menjaga stabilitas keamanan berlalu lintas menjelang musim libur panjang.

Jasa Raharja sebagai mitra strategis turut memaparkan data nasional dan regional terkait tren kecelakaan dan fatalitas, serta pola-pola risiko yang biasanya meningkat menjelang puncak mobilitas masyarakat. Peningkatan koordinasi antarinstansi menjadi prioritas utama dalam menekan angka kejadian dan memastikan penanganan kecelakaan dapat berlangsung cepat, efektif, dan responsif.

Dinas Perhubungan dan Dinas PUPR membahas pentingnya perbaikan dan pengecekan ulang fasilitas keselamatan jalan, termasuk rambu-rambu, marka jalan, penerangan, serta kondisi fisik infrastruktur yang kerap menjadi pemicu kecelakaan. Sementara itu, Dinas Kesehatan menyoroti kesiapan layanan medis, termasuk sistem rujukan cepat dan kesiagaan fasilitas kesehatan dalam mengantisipasi lonjakan insiden selama periode Nataru.

Rapat FKLL ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan fondasi utama dalam menciptakan transportasi yang aman, nyaman, dan tertib. Pemerintah daerah, kepolisian, instansi teknis, serta lembaga perlindungan masyarakat menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat upaya pencegahan kecelakaan melalui langkah yang terukur dan berkelanjutan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!