Lampung Timur

Mantap, Kedua Kalinya SMK Wahid Hasyim Pekalongan Juara 1 Lomba Debat PAI tingkat Kabupaten Lampung Timur

734
×

Mantap, Kedua Kalinya SMK Wahid Hasyim Pekalongan Juara 1 Lomba Debat PAI tingkat Kabupaten Lampung Timur

Sebarkan artikel ini

 

Lampung Timur, Metrodeadline.com – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Wahid Hasyim Pekalongan banyak melahirkan generasi emas khususnya pada bidang akademik, Rabu (3/9/2025)

Hal tersebut dibuktikan dengan prestasi yang didapat oleh peserta didiknya pada rabu 3-september-2025 di perlombaan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) di SMAN 1 Purbolinggo.

Menariknya, prestasi tersebut kerap didapat oleh SMK Wahid Hasyim pada perlombaan akademik khususnya perlombaan debat.

Dikatakan Kepala Sekolah SMK Wahid Hasyim Agus Kenedi, S. Pd.I., M.M.pd, bahwa pihaknya akan terus menggali skill peserta didik dengan memberikan ilmu dan keterampilan yang lebih bervariatif.

“Lewat ekstrakurikuler untuk bidang agama islam, karena ini sekolahan umum tapi berbasis agama,” ujarnya.

Selain itu pihaknya menyampaikan, bahwa SMK Wahid Hasyim juga bekerjasama dengan pondok pesantren yang bernaung di lembaga pendidikan ma’arif NU.

“Sekolah kita berbasis agama dan alhamdulillah kita mendapatkan prestasi dibidang akademik, artinya ini menandakan bahwa SMK Wahid Hasyim di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU betul-betul mempunyai pendidikan yang bermutu dalam mewujudkan generasi Indonesia emas berkelanjutan,” terangnya.

Pihaknya berpesan, kepada semua guru Pendidikan Agama Islam (PAI) khususnya di SMK Wahid Hasyim agar memperdalam kembali pemahaman ajaran agamanya.

“Agar kedepan anak-anak bisa berpretasi lebih unggul lagi di tingkat yang lebih tinggi diberi pendalaman materi dan bisa publik speaking yang bagus di samping pemahaman agamanya,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Sekolah menambahkan, guna memajukan kemampuan peserta didik dewan guru SMK Wahid Hasyim selalu mengajarkan pemahaman literatur bacaan dalil-dalil agama yang bersumber dari AlQuran Dan Hadis.

“Selain mencerna anak-anak juga bisa  mempraktikkan dalam kehidupan sehari-hari dan anak-anak mampu untuk menghayati dan mengamalkan ajaran agama,” jelasnya.

“Saya berpesan jangan cepat bangga dengan prestasi yang didapat tapi lebih giat lagi belajar karena untuk mencapai ke tingkat yang lebih tinggi itu pasti saingannya lebih berat, maka dari itu anak-anak harus lebih rajin lagi untuk belajar,” pungkasnya. (Aliando)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!