Post Views: 90,850

Tangerang,Metrodeadline– Kericuhan Siswa pecah,manakala menguatnya isu akan adanya perbuatan yang tidak senonoh yang dilakukan oleh salah satu oknum Guru Olahraga terhadap salah satu siswi dilingkungan SMA NEGERI 8 Kabupaten Tangerang -Banten(Jumat 24/11/2023)
Kericuhan yang terjadi dilingkungan sekolah itupun digadang sebagai bentuk penolakan siswa terhadap sebuah tindakan oknum guru berinisial W yang dianggap tidak pantas dan berbau pelecehan seksual,
Terlihat puluhan siswa berkumpul ditengah lapangan sekolah,sebari meledakan petasan, namun aksi tersebut dapat segera dibubarkan oleh aparat kepolisian Polsek Cisoka yang kala itu berada di lokasi kejadian.
Salah satu siswa yang kala itu coba dikonfirmasi oleh awak media ini,seputar Viralnya isu Pelecehan Seksual dilingkungan sekolahnya, membenarkan hal tersebut.
Namun demikian dirinya menuturkan belum mengetahui secara persis bagaimana kronologi awal terjadinya perbuatan yang kurang senonoh yang dilakukan oleh salah satu oknum guru tersebut.
“Iya pak kalo prihal isu itu benar adanya,dan kamipun disini menyuarakan penolakan akan hal tersebut,tapi untuk secara pasti saya belum bisa memberikan penjelasan bagaimana awal peristiwa yang terjadi.Ucap Siswa yang tidak ingin disebutkan namanya.
Ditempat yang terpisah Moh.Padil Wakil Kepala Sekolah SMA NEGERI 8 Kabupaten Tangerang, kepada awak media ini membenarkan bahwa aksi kericuhan siswa yang terjadi tersebut adalah buntut dari adanya sebuah perbuatan yang sangat memalukan yang dilakukan oleh salah satu oknum guru berinisial W terhadap salah satu siswi nya,
“Aksi siswa ini memang sebuah kekecewaan seluruh siswa dan siswi terhadap perbuatan yang sangat tidak patut dilakukan oleh salah satu oknum guru, namun demikian alhamdulillah sudah bisa ditenangkan,Ungkap nya.
Lebih lanjut Wakasek pun menjelaskan, bahwa peristiwa yang terjadi antara oknum guru dan salah satu siswi tersebut hanya sebatas melalui pesan Via WhatsApp dan tidak terjadi kontak fisik,namun demikian dirinya menegaskan bahwa oknum guru olahraga raga itupun sudah dijatuhkan sangsi tegas yakni pemberhentian.
“Jadi kronologis kejadian kala itu oknum guru ini berkomunikasi melalui sambungan via WhatsApp dengan salah satu siswi,jadi perbuatan yang viral berkembang di berbagai pemberitaan beberapa waktu lalu ini, intinya tidak ada kontak fisik,hanya sebatas WA,tapi bagaimanapun hal tersebut sangat tidak dibenarkan, untuk itu kami pun sudah melakukan pemberhentian, Tutup nya.
Dari hasil investigasi yang dilakukan secara mendalam,didapati adanya percakapan Screenshot yang diterima awak media ini antara oknum guru olahraga berinisial W terhadap salah satu siswinya, dari bukti percakapan tersebut diketahui adanya ungkapan kata-kata saudara W yang sangat tidak senonoh,yang berkeinginan untuk dapat “meng’emut” salah satu bagian tubuh dari siswi tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan oknum guru berinisial W tersebut belum dapat ditemui untuk dikonfirmasi dan pemberitaan lebih lanjut.(Nurdin)
