Wakil Walikota Metro Minta Semua Konsen dan Peduli Terhadap Pencegahan Stunting

Metrodeadline.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APP-KB) Kota Metro menggelar desminasi audit kasus penurunan stunting  tahap I dan tahap II.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Walikota Metro, Drs. H. Qomaru Zaman, M.A, di aula gedung SMK Negeri 2 Metro, 6 Desember 2022.

Dalam kesempatan tersebut, Qomaru menyampaikan bahwa yang bertanggung jawab menangani masalah stunting adalah  Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Kabinet.

“Jadi bersama Pemerintah untuk melihat Kota ini dengan masyarakat ini supaya warganya tidak ada kekurangan gizi, hanya ada seratus tujuh puluh tiga ribu lima ratus sekian jiwa tapi harus atensinya kuat. Apa saja yang bisa berdayakan Kota Metro kasus Stunting Dewan Puskes dan Dewan Dinas Sosial,”ujar Qomaru Zaman.

Lanjut Qomaru, faktor-fakto dari kasus stunting yang ditemukan ada 95 persen kasus yang dibedah hari ini, dan ternyata orang tuanya perokok pasif, tentunya kemudian disitu keluarganya menderita penyakit menular seperti Tuberklosis.

“Efeknya ke anak pasti tertular, kalau tidak dilakukannya intervensi. Mereka rata-rata dari balita yang jarang ke Posyandu dan ternyata anaknya stunting. Intervensinya ini yang kita bisa gali untuk kedepannya melakukan intervensi lingkungan yang kurang memadahi,”paparnya.

Sabung dia, penyebab stunting rata-rata fentilasinya kurang, sanitasinya kumuh dan sarana air minumnya juga begitu. Meraka rata-rata pendatang tidak murni penduduk asli warga kita sendiri, jadi seperti itu yang akan kami bedah lebih dalam lagi

“Dengan minimnya dana dan dengan apa yang bisa kita lakukan untuk bagaimana tidak ada kasus Stunting. Diawali dengan tim TPK (Tim Pendamping Keluarga) yang sudah berjalan dan tim pendamping keluarga dari Prakonsepsi.

Kemudian ketika hamil kita menejemen dengan baik dan ketika melahirkan kita awasi selama seribu HPK, intinya itu puncak dari pertumbuhan emas seorang anak itu. Nanti kita akan bedah semua,”pungkasnya.(Enggal)

You might also like

error: Content is protected !!