Lampung Timur

Lakalantas, Plat Nomor Randis Setda Cepat Dilepas Dilokasi Berserakan Kartu Remi

9436
×

Lakalantas, Plat Nomor Randis Setda Cepat Dilepas Dilokasi Berserakan Kartu Remi

Sebarkan artikel ini

Lampung Timur – Kecelakaan lalulintas (Lakalantas) dialami oleh M. Jusuf Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Lampung Timur beserta Sugiyati istrinya di trafik light di Jalan Lintas (Jalin) Pantai Timur (Pantim) Mataram Marga Sukadana Jumat (17/12/2021) pagi.

Mobil Dinas dengan pelat nomor registrasi BE 8 N yang ditumpangi mereka dikemudikan oleh Bayu terbalik hingga melintang di pembatas jalan jalur dua.

Menurut keterangan saksi Setda Lamtim dan Sugiyati istrinya serta Bayu sang sopir langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukadana guna mendapatkan layanan medis dari petugas kesehatan.

Sugiyati istri Sekda Lamtim saat ditemui di RSUD Sukadana mengatakan mobil yang dikendarai Bayu membanting ke kiri karena menghindari mobil yang melaju dari arah berlawanan.

”Posisi lampu kami hijau, lalu sopir melaju, tanpa disangka ada kendaraan lain yang juga melaju dari arah memotong, kemudian sopir membanting stir menghindari mobil tersebut. Kemudian terjadilah kecelakan dan saya tidak ingat lagi karena panik, bahkan yang membangunkan saya dari kendaraan saya saja tidak tahu,” ungkapnya seperti dikutip dari suryaandalas.co.id

 

Hasil pantauan di RSUD Sukadana, Setda, Sugiyati dan Bayu tidak mengalami luka serius, sementara Setda Lamtim seperti mengalami luka serius tampak ada dironsen karena kepalanya terbentur.

Terlihat beberapa pejabat Daerah Kabupaten Lampung Timur hadir pada saat dilakukan pemeriksaan medis terhadap Setda Lamtim. Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan dari pihak RSUD Sukadana

 

Fauzi Ahmad seorang aktivis warga Mataram Marga yang kebetulan berada di tempat kejadian perkara (TKP) justru merasakan aneh dengan terjadinya peristiwa lakalantas.

Baginya, hal itu merupakan salah satu peringatan alam terhadap pejabat Daerah Kabupaten Lampung Timur yang diduga semena-mena dengan jabatannya.

 

“Di TKP, saya melihat ada orang berseragam batik, saya yakin dia itu pegawai negeri atau tenaga honor, tiba-tiba mencopot pelat nomor kendaraan Dinas Sekda Lamtim BE 8 N,” ungkap Fauzi.

Lebih lanjut ia mengatakan, “Tentunya saya merasa sangat kecewa dengan tindakan itu, memangnya ada apa, kami mengira bahwa ada sesuatu hal yang disembunyikan dari masyarakat dibalik kejadian ini, mengenai status kendaraan.”

“Bukan hanya itu, di lokasi mobil dinas itu juga banyak sekali kartu remi berserakan, mungkin juga ada kaitannya dengan kartu itu, sehingga pelat nomor mobil dilepas dan dibawa pergi pegawainya,” pungkasnya. (RK/FR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!