Daerah

Apresiasi Usulan Program Pelatihan Justru Diberikan Mantan Residivis Kambuhan Asal Jabung

649
×

Apresiasi Usulan Program Pelatihan Justru Diberikan Mantan Residivis Kambuhan Asal Jabung

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG TIMUR – Akhirnya, apresiasi atas usulan program pelatihan dan ketrampilan serta penyediaan lapangan kerja kian mengalir deras. Kali ini, apresiasi datangnya dari seorang mantan narapidana yang telah berstatus residivis kambuhan berasal dari Desa Jabung Kecamatan Jabung berinisial, RBG.

RBG sang mantan napi residivis kambuhan yang berusia sekitar 28 tahun tersebut telah beristri dan dikaruniai dua orang anak bahkan kini ia benar-benar telah bertaubat tak akan mengulangi perbuatannya kembali.

Ia justru sangat membutuhkan kerena baginya selama ini mantan narapidana sulit untuk mendapatkan pekerjaan, dengan adanya pelatihan skill tersebut tentunya sangat membantu dan bermanfaat baik bagi dirinya secara pribadi maupun bagi masyarakat pada umumnya.

“Sangat mendukung,” kata RBG mantan residivis itu singkat pada Senin, 7 September 2020 melalui Heri Feriansyah, SH yang juga pemuda sekaligus aktivis asli putra daerah yang berasal dari Desa Jabung, kemudian diteruskan kepada metrodeadline pada pukul 21.28 WIB melalui aplikasi WhatsApp.

Bahkan RBG berharap agar Kepolisian dapat melakukan upaya mempersempit ruang gerak bagi pelaku tindak pidana kriminal dengan diadakannya pelatihan-pelatihan soft skill supaya ada bekal bagi para pemuda dan masyarakat umumnya.

Sebelumnya telah diberitakan pada edisi Selasa, 2 September 2020 dengan judul,
Heri Febriansyah,SH Pemuda Jabung Apresiasi Usulan Program Pelatihan Kerja Bagi Mantan Napi.

Heri Feriansyah,SH pemuda sekaligus aktivis asli putra daerah berasal dari Desa Jabung Kecamatan Jabung memberi apresiasi atas usulan program pelatihan dan ketrampilan serta penyiapan program lapangan kerja yang merupakan program Pemerintah dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur.

Program pelatihan dan keterampilan serta penyiapan program lapangan kerja diberikan kepada para oknum mantan narapidana (Napi) yang telah bebas dari menjalani hukuman agar tak mengulangi kejahatan menjadi resedivis kambuhan.

Peluncuran buku Ikam Jabung Sai (IJS) dihadiri oleh Chusnunia Chalim Wakil Gubernur Lampung pada Senin, 24 Agustus 2020 lalu di objek wisata Way Guruh Kecamatan Jabung, bermaksud ingin mengekspose kesan positif Jabung tak seperti apa yang terdengar sampai ke telinga publik selama ini.

“Masalah peluncuran buku Ikam Jabung Sai yang dihadiri Wakil Gubernur, intinya masyarakat dan pemuda-pemuda ingin mengekspos bahwa Jabung itu tidak seseram seperti yang terdengar oleh masyarakat,” kata Heri Feriansyah kepada metrodeadline pada Rabu, 2 September 2020 pukul 12.35 WIB di Kantor NGO JPK Korwil Lamtim-Metro Sukadana.

Bahkan para pemuda dan masyarakat Jabung membuka sebuah destinasi wisata keluarga bernama Way Guruh.

“Ternyata bertolak belakang ketika masuk di Jabung dan apa yang kita dengar itu tidak sesuai. Kemarin juga para pemuda dan masyarakat sengaja membuka lahan di Jabung menjadi pusat pariwisata keluarga Way Guruh,” lanjutnya.

Pengembangan skill bagi pemuda dan masyarakat memang telah berjalan sehingga dapat bermanfaat bagi Desa setempat.

“Untuk pengembangan skill memang sudah berjalan, sebetulnya ada di sana, dari masyarakat, oleh masyarakat, untuk masyarakat. Pengembangan skill dibuat untuk pengembangan kerja berbagai macam itu pun bisa membantu desa,” terangnya.

Pihaknya bersyukur dan juga berharap Pemerintah dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur dengan demokrasi tanpa korupsi berkeinginan merealisasikan program tersebut.

“Tentunya ke depan kita perlu berharap kalaupun seandainya dari pemerintah dengan demokrasi tanpa korupsi ini ingin membantu ini sangat bersyukur,” harap Heri.

Usulan program pelatihan ketrampilan dan penyiapan lapangan kerja bagi napi maupun mantan napi sangat diapresiasi.

“Usulan pelatihan dan keterampilan penyiapan skill terhadap napi dan mantan napi serta menyiapkan lapangan pekerjaan kita tentu sepakat, kita setuju dan sangat mengapresiasi,” jelasnya.

Apabila usulan program tersebut dapat terlaksana tentunya masyarakat dan para pemuda di Jabung menunggu.

“Mudah-mudahan, kalau bisa terlaksana tentunya kita masyarakat di sana sangat menunggu, sebetulnya dari pemerintah banyak program seperti apa yang sudah kita rencanakan,” urainya.

Hanya saja program kerja Pemerintah biasanya berhenti diperjalanan, kecuali swasta pengawalannya sampai akhir.

“Cuma, kebiasaannya berhenti ditengah jalan, tapi kalau pelakunya pihak swasta mudah-mudahan bisa dikawal sampai akhir,” pungkas Heri sapaan Heri Feriansyah, SH.

(Ropian Kunang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!