
LAMPUNG TIMUR – Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Ngudi Makmur Desa Srigading Kecamatan Labuhan Meringgai, Kaharudin selaku pelaksana kegiatan tampak pasrah.
Kegiatan Kaharudin Ketua P3A Ngudi Waras melaksanakan pembangunan saluran pasang batu belah lantai beton.
Kepasrahan Kahar tampak terlihat secara langsung ketika bangunan saluran pasang batu belah lantai beton program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI) dibongkar.
Tujuannya, untuk mengetahui apakah pekerjaan pembangunan saluran pasang batu belah lantai beton sesuai dengan spesifikasi volume gambar.
Pembongkaran dilakukan oleh Konsultan Manajemen Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWSMS) Propinsi Lampung, Budiyono.
Budiyono didampingi oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Propinsi Lampung, Moko.
Bangunan saluran tersier P3-TGAI adalah program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI) 2020.
P3-TGAI 2020 berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 24 Tahun 2017 Tentang Pedoman Umum P3-TGAI.
Melalui Edward Panggabean Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM), Budi minta pada Kahar untuk membuat beton precast pengganti kekurangan volume bangunan saluran sepanjang 524 meter.
Kaharudin Ketua P3A Ngudi Makmur Desa Srigading membisu tatkala akan dimintai keterangan oleh Tim Investigasi.
Ia dimintai keterangan sesaat setelah terjadi pembongkaran saluran tersier maupun melalui aplikasi WhatsApp.
“Bagaimana (menyikapi pembongkaran) pak Kahar …?,” tanya Amrul saat setelah pembongkaran.
Kaharudin hendak menaiki motor bebek BE5749BN berwarna merah mengarah pulang tidak membawa sepeda motor baru inventarisnya, yang ditinggalkan saat ditemui ditempatnya mengajar.
Sesuai dengan informasinya, sejumlah Ketua P3A belum lama ini menerima bantuan satu unit sepeda motor baru.
Edward Panggabean TPM akan segera menindaklanjuti penambahan pengganti volume pembuatan beton precast.
“Oke, akan segera ditindaklanjuti, terimakasih,” kata Edward pada Sabtu, 15/8/2020 jam 08.33 WIB singkat melalui aplikasi WhatsApp.
“Saya juga nggak paham, mungkin orang dari (pihak Pemerintahan) Desa (Srigading) itu, saya juga baru melihat kemaren,” tambah Edward.
Kahar Ketua P3A Ngudi Makmur sulit dikonfirmasi baik dilokasi bangunan, dirumah maupun tempatnya mengajar.
“Apakah sebelumnya Ketua P3A sudah ditemui,” tanya Dani Simanjorang Tim PPK Dinas PU Lampung.
Sebelum kedatangan Tim TPB dan PPK Dinas PU Provinsi Lampung tiba, terlebih dahulu muncul seorang lelaki paruh baya menggunakan motor Scoopy BE3475NB.
Lelaki tak dikenal itu berpapasan dengan Tim Investigasi, ia menuju ke lokasi bangunan tersier dan menghilang melalui jalan alternatif.
Disinyalir, orang tersebut utusan Kepala Desa Srigading, Sudarsono, diduga ia melakukan pemantauan alias sweeping.
Selanjutnya, muncul Kaharudin Ketua P3A menggunakan sepeda motor BE5749BN bukan inventaris didepan mobil Tim TPB dan PPK dari Bandar Lampung.
Lalu orang tak dikenal pengendara motor Scoopy datang lagi bersamaan dengan kedatangan Tim TPB dan PPK.
Rombongan Tim TPB dan PPK dari Bandar Lampung menumpang mobil BE1079YE minibus yang dikendarai oleh Dani Simanjorang.
Usia kroscek dan pembongkaran tersier saluran pasang batu belah lantai beton, Tim TPB dan PPK, TPM, Ketua P3A dan Tim investigasi meninggalkan lokasi itu.
Sementara, Edward Panggabean TPM dan Ketua P3A Ngudi Makmur masih memiliki tanggungjawab menambah kekurangan volume tersier tersebut.
(Ropian/ Yani/ Amrul)
