Warga Tubaba Usir Petugas Damkar

Panaragan, metrodeadline.com – Masyarakat mengusir kedatangan Petugas pemadam Kebakaran Kabupaten Tulangbawang Barat. Pasalnya telah beberapa kali petugas damkar selalu datang terlambat. Seperti yang terjadi di simpang tiga Tiyuh Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang tengah. Minggu, (28/06/2020).

Berdasarkan pantauan di lapangan, kebakaran yang menghanguskan empat unit rumah tersebut diduga kuat disebabkan oleh konsleting arus listrik disalah satu rumah. Api dengan cepat merambat dari rumah kerumah yang bahan bangunannya terbuat dari kayu itu.

Terlambatnya petugas Damkar itu membuat masyarakat mengamuk. Masa yang telah lama menanti kedatangan petugas damkar langsung menuju mobil damkar sambil berteriak-teriak dan menyerang tiga unit mobil damkar yang baru datang ketika api telah meratakan semua bangunan.

” putar balik aja, ngapain lagi kesini, memang tidak ada gunanya petugas damkar disini. Menghabiskan uang negara aja,” cetus warga yang kompak teriaki petugas Damkar. (28/06).

Sementara, Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad saat dikonfirmasi mengenai keterlambatan petugas Damkar tersebut dirinya menuturkan bahwa posko pemadam kebakaran kosong, tidak ada petugas yang berjaga.
”Tidak ada yang berjaga,” ujar Bupati Umar Ahmad melalui pesan WhatsAppnya.

Nazarrudin, Camat Tulangbawang Tengah yang kebetulan ada di lokasi tempat kejadian juga menyayang keterlambatan petugas damkar tersebut.
” Saya mengucapkan belasungkawa atas kejadian ini, saya harap petugas damkar Tubaba bisa lebih responsif terhadap laporan kebakaran seperti ini,” sesalnya.

Sementara itu, sampai berita ini ditayangkan, Kasat Polpp Sujatmiko dan Kabid damkar Nur Budiman belum bisa dikonfirmasi. (KSN/Andi)

You might also like

error: Content is protected !!