Sebelum Menelan Korban Diharap Manajer PT.PLN Segera Pasang Tiang

Laporan : Ropian Kunang

 

LAMPUNG TIMUR – Masyarakat Desa Sukadana Timur Kecamatan Sukadana merasa resah disebabkan disepanjang ruas badan jalan disekitar tempat tinggal mereka belum terdapat tiang PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Anehnya, meskipun belum didirikan tiang PLN akan tetapi jaringan tegangan rendah (JTR) PLN disitu ternyata telah bergelantungan. Namun penyangganya menggunakan tiang bambu, sehingga JTR PLN tak beraturan sampa menjuntai ketanah.

“Sudah 75 tahun bangsa kita ini merdeka tapi pembangunan belum merata, aneh tapi nyata tiang listriknya belum ada, kabel jaringannya sudah, ditopang pakai bambu, nuansa hidup kembali ke tempo dulu,” keluh Taufiq warga setempat pada Kamis, 9/4 pukul 20.37 WIB melalui sambungan handphone.

Ia mengkhawatirkan JTR yang menjuntai ketanah akan menelan korban baik anak-anak disekitar maupun bagi masyarakat berlalu lalang mengendarai kendaraan.

“Kami khawatir kabel listrik yang hampir sampai ketanah itu dimainin anak-anak, juga kesenggol orang lewat. Kabelnya ngelupas atau putus bisa kesetrum jatuh korban, saya minta PLN cepat pasang tiangnya,” tegasnya.

“Saya juga sudah usul supaya dibuatkan proposal minta lampu penerangan, tapi bagaimana bisa dipasang kalau tiang listriknya masih bambu,” gumamnya.

Sebelumnya, Kepala Desa Sukadana Timur, Ujang Muhlis menyatakan bahwa disepanjang ruas badan jalan di RT. 017 Dusun 001 hanya terdapat JTR PT. PLN sedangkan tiangnya tidak ada.

“Di RT. 17 Dusun 1 jaringan sudah ada, cuma masalahnya tiang listriknya yang masih banyak kurang,” kata Ujung pada Kamis, 9/4 pu kul 16.56 WIB melalui aplikasi WhatsApp.

Untuk itu, pihaknya meminta sekaligus berharap Manajer PT. PLN agar segera merealisasikan tiang listrik sebelum menelan korban jiwa.

“Itu sangat membahayakan sebab jaringan listrik hampir nyentuh tanah, kami harap manajer PLN cepat pasang tiang sebelum terjadi korban jiwa baik masyarakat setempat maupun yang lalu lalang,” harapnya.

You might also like

error: Content is protected !!