Surat Tuntutan Siap Diajukan Petani Kepada Ketua Yayasan TBAH

Laporan : Ropian Kunang

LAMPUNG TIMUR – Perwakilan dua puluh satu orang masyarakat petani warga Desa Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo, Wahyuddin telah selesai melaksanakan tugasnya.

Tugas Wahyudin bersama tim membuat surat pernyataan tuntutan yang akan disampaikan kepada Hi. BR Ketua Yayasan TBAH Tanjung Kesuma.

Tuntutan tersebut terkait permintaan perbaikan saluran air jaringan irigasi, karena sekitar sebelas tahun tidak dapat teraliri air diduga tersumbat oleh unit bangunan Yayasan TBAH sehingga area sawah daerah irigasi ebih kurang seluas lima hektar beralih fungsi.

Sesuai kesepakatan hasil musyawarah pada Rabu, 18/3 pukul 19.30 WIB dirumah Hasan Abidin alias Undang, rencananya usai membuat surat pernyataan, kemudian mendatangi Hi. BR Ketua Yayasan TBAH Tanjung Kesuma dan selanjutnya diadakan pertemuan di balai desa setempat.

“Sudah, kita nunggu dari (Sugiyanto) Kepala Desa (Tanjung Kesuma) kapan untuk kesananya (kerumah Hi. BR Ketua Yayasan TBAH), saya juga nunggu ini, kemarin udah minta tandatangan dari yang mewakili pokoknya udah semua, tinggal nunggu atasan,” kata Wahyudin pada Jum’at, 27/3 pukul 20.41 WIB melalui aplikasi WhatsApp.

Rencananya, saat diadakan musyawarah
antara masyarakat dan pihak yayasan TBAH Tanjung Kesuma mengundang unsur forum koordinasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) Purbolinggo.

“Kayaknya kerumahnya dulu, terus ke balai desa, nanti kita kesana gini gini gini masalah ini, baru nanti diundang kesana sambil nyetorin berkas dari perwakilan abis itu kita undang ke balai desa, sesuai dengan rencana kemaren, ngundang camat, Koramil segala,” tambah petani pemilik sekitar setengah hektar sawah yang telah sebelah tahun beralih fungsi.

Sebelumnya, Kepala Desa Tanjung Kesuma, Sugiyanto menyampaikan bahwa pihaknya sedang menunggu kelengkapan tandatangan pemilik sawah. Sedangkan, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tanjung Kesuma, Kusno Waluyo sedang dalam suasana berkabung.

“Surat sudah dibuat, menunggu kelengkapan tandatangan pemilik lahan,
Ketua BPD, masih berkabung, karena ayahanda beliau baru meninggal,” kata Sugiyanto pada Minggu, 22/3 jam 08.05
melalui aplikasi WhatsApp.

Suasa berkabung ternyata juga dialami oleh Wahyudin sehari setelah Ketua BPD Tanjung Kesuma, Hi. Kusno Waluyo.

“Belum, masalahnya kemaren dari pihak perangkat ayahanda Haji Waluyo meninggal, terus besoknya lagi wawak saya meninggal, masih dalam keadaan berdukacita. Jadi belum sempat kearah sana dulu sementara ini, paling sampe tiga atau empat hari,” ujar Wahyudin pada Minggu, 22/3 pukul 16.09 WIB melalui pesan suara berdurasi 28 detik.

Sebelumnya, telah diberitakan pada edisi Kamis, 19/3 dengan judul, Petani Tuntut Ketua Yayasan TBAH Camat Purbolinggo Soroti UNU.#

You might also like

error: Content is protected !!