
LAMPUNG TENGAH – Musa Ahmad sebut PAN akan jadi perantara membangun Lampung Tengah menjadi kabupaten terbaik di Provinsi Lampung. Hal itu ia sampaikan di hadapan ratusan kader partai itu yang hadir pada acara penyerahan rekomendasi di DPD PAN setempat, Sabtu (28/12/2019).
“Saya dan Ardito ini bukan siapa-siapa tanpa bantuan dan kebersamaan kita semua. Perjuangan bersama PAN ini akan menjadi perjuangan dan kemenangan seluruh masyarakat Lampung Tengah,” terang Musa Ahmad dalam sambutannya.
Untuk itu ia berharap, baik PAN maupun Golkar untuk bersama-sama bekerja keras dalam mewujudkan Lampung Tengah berjaya. Karena menurutnya, tujuan memajukan dan mensejahterakan masyarakat Lamteng tidak akan terwujud apabila hal itu tidak dilakukan.
Terkait komitmen politiknya dengan PAN, Ketua DPD II Partai Golkar Lamteng itu juga berjanji akan memikirkan partai dengan lambang matahari putih itu di kabupaten tersebut.
“Saya punya komitmen kalau kedepan PAN harus lebih maju dan besar dari saat ini. Minimal kedepan PAN akan mempunyai 5 kursi di DPRD Lamteng, karena besarnya PAN akan berdampak dengan saya dan juga masyarakat Lamteng,” imbuhnya.
Musa Ahmad juga membeberkan, bahwa pesan perubahan di Lamteng sudah terdengar, sejak ia dan Ardito Wijaya melakukan pengajian di 87 titik di Lampung Tengah.
Masalah yang saat ini banyak dikeluhkan masyarakat antara lain terkait infrastruktur, pelayanan publik, program pertanian, pendidikan dan kesehatan.
Ia membeberkan, ada 10 program unggulan utama yang akan ia bangun dengan Ardito Wijaya. Program utama yang akan ia lakukan yakni peningkatan angaran infrastruktur dari saat ini di kisaran Rp 200 miliar menjadi Rp 800 miliar.
Sementara calon wakil bupati Ardito Mijaya, menganalogikan perjuangan dalam Pilkada Lampung Tengah di tahun 2020 mendatang dengan pemain sepakbola.
Dengan koalisi antara Golkar dan PAN di Pilbup mendatang, PAN memiliki kesempatan untuk langsung bermain dan mencetak sejarah di lapangan.
“Kalau pemain bola yang baik akan mencetak banyak sejarah. Hari ini Musa – Ardito bersama PAN akan menjadi pemainnya. Bersama-sama kita akan mencapai cita-cita tersebut bagi Lampung Tengah yang berjaya,” ujar Ardito Wijaya.
Tak hanya itu, ia juga mengibaratkan perjuangan dengan PAN dengan kendaraan. Anak Walikota Metro itu menyatakan, saat ini bahan bakar sudah tersedia dan mesin untuk melaju harus diperhatikan kondisinya.
“Panaskan mesin, tapi kesiapan mesin itu sendiri harus diperhatikan, kalau ada bagian yang rusak supaya diservis, jadi begitu sudah akan jalan dengan bahan bakarnya kita sudah siap. Musa – Dito ini hanya simbol, perjuangan ini untuk seluruh masyarakat Lampung Tengah,” pungkasnya. (red)
