Daerah

Warga Punggur Katakan Gotongroyong Itu Budaya, Bukan Program Yang Bisa Selesaikan Masalah

797
×

Warga Punggur Katakan Gotongroyong Itu Budaya, Bukan Program Yang Bisa Selesaikan Masalah

Sebarkan artikel ini


LAMPUNG TENGAH – Warga Kecamatan Punggur, Lampung Tengah (Lamteng), mengeluhkan banyaknya infrastruktur jalan rusak yang tidak kunjung diperbaiki. Mereka pun menilai, gotongroyong yang menjadi program unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat tidak dapat menyelesaikan permasalahan yang ada.

Pasalnya, anggaran Rp. 20 Juta yang dikucurkan oleh Pemkab Lamteng tidak memberikan perubahan apa pun terutama jalan-jalan yang sudah digotongroyongkan. Hal tersebut, bisa dilihat langsung ke lokasi dan tidak mengada-ada.

Warga Kampung Tanggulangin Andi mengatakan bahwa anggaran Rp. 20 juta untuk gotongroyong buat bingung warga saja. Terus, warga lagi direpotkan dengan program tersebut.

“Gimana kami sebagai warga gak bingung. Kok cuman dikasih material. Terus kami yang disuruh mengerjakannya. Abis Itu, pasti deh dibiarkan lagi oleh Pemkab Lamteng,” ujarnya.

Andi menjelaskan agar Pemkab Lamteng melalui Dinas terkait untuk kembali meninjau pekerjaan yang sudah digotongroyongkan. Disitu, Forkopimcam Seputihraman menilai dan apakah memberikan manfaat langsung ke warga.

“Kalau saya berpendapat gotongroyong itu budaya kita dari leluhur. Melestarikan boleh, tapi jangan jadi program andalan kalau tidak bisa selesaikan keluh warga. Cari program atau solusi lain dong untuk  warga, jangan gini-gini aja,” tegasnya.

Hal senada, diungkapkan oleh warga Kampung Totokaton Ahmad, bahwa infrastruktur jalan rusak jadi problem nomor satu untuk warga. Tentunya, hal ini harus jadi prioritas utama Pemkab Lamteng.

“Gotongroyong itu bukan solusi. Tapi, budaya kebersamaan dalam satu kegiatan yang dikerjakan bersama. Nah, kalau masih warga yang ngerjain. Toh, ngapain Bupatinya? Coba diprioritaskan perbaikan jalan kabupaten yang rusak. Jangan dibuatin rusak dan tambah hancur jalannya,” keluhnya.

Masih kata Ahmad, bahwa keinginan warga itu cuman jalannya diperbaiki. “Kami gak butuh program ini-itu. Coba Pemkab Lamteng perbaiki jalan-jalan rusak yang ada di Kecamatan Punggur. Kira-kira bisa gak? Seandainya gak bisa ya bingung juga kami harus mengadu kemana siapa,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!