Lampung

Banyaknya Jalan Rusak, Warga Punggur Mempertanyakan Kinerja Kepemimpinan Loekman

916
×

Banyaknya Jalan Rusak, Warga Punggur Mempertanyakan Kinerja Kepemimpinan Loekman

Sebarkan artikel ini


LAMPUNG TENGAH – Persoalan jalan rusak, rupanya menjadi keluhan paling utama warga di Kecamatan Punggur, Lampung Tengah (Lamteng). Beberapa kali mereka mencoba mengajukan perbaikan, namun belum kunjung diperbaiki.

Hal tersebut, membuat sebagian warga Kecamatan Punggur pasrah dengan kondisi jalan kabupaten yang memprihatinkan. Hal hasil, kritikan muncul dari warga yang bertempatan langsung dengan jalan rusak itu.

Eko warga Kampung Tanggulangin mengatakan jalan rusak ini menjadi keluhan warga Kecamatan Punggur yang paling utama. Sangat disayangkan, belum ada respon dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamteng adanya perbaikan.

“Mas, siapa sih yang seneng lewat jalan rusak. Apalagi, ada di deket rumah. Pasti jengkel kan,” ujar Eko.

Eko menjelaskan bahwa jalan rusak yang tepatnya berada di samping Puskesmas Kecamatan Punggur, sangat dikeluhkan masyarakat. Akan tetapi, Pemkab Lamteng melalui Dinas terkait kurang memperhatikan hal tersebut.

“Pada saat Pak Mustafa jadi Bupatinya, jalan tersebut masuk dalam perbaikan. Tapi, nyatanya sampek sekarang gak diperbaiki,” katanya.

Hal senada, diungkapkan oleh Sudin yang juga warga Kampung Tanggulangin, bahwa jalan yang berada di samping Puskesmas Kecamatan Punggur menjadi jalan utama warga untuk akses keluar masuk. Bukan hanya itu, jalan tersebut jadi penghubung kampung di Kecamatan Punggur dan Kecamatan Gunungsugih.

“Bisa dikatakan jalan utama mas. Karena warga kampung di Kecamatan Gunungsugih sering melintasi jalan ini dengan arah tujuan Kota Metro. Kendaraan yang bermuatan hasil panen juga lewat sini. Nah, kalau jalan memprihatinkan gini ngadunya sama siapa dan bagaimana ya mas, supaya segera diperbaiki,” kata Sudin.

Sudin juga menilai kinerja Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto yang kurang memperhatikan masalah infrastruktur terutama jalan. Sudah sepatutnya, warga Lamteng diberikan pelayanan maksimal terlebih khusus bidang tersebut.

“Kok ya gak ada gitu program Pak Loekman yang bisa membantu warga. Kami kalo gini, pasrah dan berdoa supaya incumbent tumbang di Pilkada Tahun 2020,” katanya.

Dia berharap Pilkada Tahun 2020, lahir pemimpin baru untuk warga Lamteng dan tidak dipimpin Loekman lagi. Bupati yang memikirkan masalah infrastruktur jalan, pemimpin yang merakyat serta memiliki segudang program untuk selesaikan keluhan warga Lamteng. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!