Hukum

Panitia Pembangunan Lembaga Pendidikan di Lampung Timur Diduga Tidak Transparan

902
×

Panitia Pembangunan Lembaga Pendidikan di Lampung Timur Diduga Tidak Transparan

Sebarkan artikel ini


LAMPUNG TIMUR – Panitia pembangunan diduga tidak transparan dalam pemanfaatan atau penggunaan bantuan dana yang direalisasikan untuk biaya rehabilitasi dua unit gedung dislah satu lembaga pendidikan Kabupaten Lampung Timur.


Sumber dan besar nilai bantuan dana untuk biaya rehabilitasi satu unit gedung Kantor terindikasi tidak diketahui sebab tidak terdapat papan pengumuman alias siluman.
Sedangkan papan pengumuman rehabilitasi satu unit gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan Tahun 2019 Rp.263,3 juta disinyalir disembunyikan oleh panitia dari tempat pemasangan semula menghindari masyarakat umum khususnya lembaga sosial kontrol.

Menurut Kepala tukang yang mengaku bernama Gopar pihaknya diperintah oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), berinisial Ro. Ia tidak mengetahui sumber dan berapa besar dana untuk biaya rehab satu unit gedung Kantor lembaga tersebut.

“Saya cuma disuruh kerja, yang penting taunya disuruh sama Kepala Sekolah rehab ini, masalah uang saya nggak tau”. Kata Gopar Kamis, 31 Oktober 2019 sekitar jam 10.3

“(Rehab gedung PAUD) yang dibelakang sana ada papan (papan pengumuman), tapi yang disini nggak ada”. Imbuhnya.

Akan tetapi untuk kedua kalinya dilihat dari luar gedung papan pengumuman rehabilitasi gedung PAUD tidak tampak ternyata telah disembunyikan.

“Kemarin papan pengumuman dipasang disini, (setelah dicari) sudah dipindah disini”. Ujar Gopar menunjukkan lokasi papan pengumuman disembunyikan.

Gopar dan tenaga kerja lainnya melakukan pekerjaan rehabilitasi dua unit gedung telah berlangsung selama dua puluh lima hari.

“Semua kami yang mengerkan sudah dua puluh lima hari”. Pungkasnya.

Dalam susunan panitia pembangunan, Gopar yang mengaku sebagai Kepala Tulang disinyalir adalah anggota, NS Ketua dan Ro penanggung jawab.

Ketika akan dikonfirmasi baik Ketua Panitia Pembangunan, berinisial NS maupun Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Satuan Pendidikan Non Formal, berinisial Ro tidak berada ditempat.-

“Tadi ada disekolah, terus ada acara rapat di Puskesmas”. Pungkas Gopar. (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!