Hukum

DLH-Satpol PP Sidak RSIA AMC Terkait Jual Botol Infus

995
×

DLH-Satpol PP Sidak RSIA AMC Terkait Jual Botol Infus

Sebarkan artikel ini


metrodeadline.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Lingkungan Hidup, di dampingi Bidang Penegakan Perda Satpol PP Kota Metro sidak ke Rumah Sakit Ibu dan Anak  Anugrah Medical Center (RSIA- AMC), jalan kunang 15 Kauman Metro Pusat,  Kota Metro, Provinsi Lampung,   Kamis (31/10/2019).

Sidak tersebut tidak lain, untuk menindaklanjuti keluhan dan laporan masyarakat tentang pengelolaan IPAL (Instalasi Pembuangan Air Limbah), dan limbah B3 (Bahan Beracun, dan Berbahaya) yakni limbah bekas medis botol infus yang diduga di jual kepihak pengepul atau tukang rongsokan. 

Dalam sidak tersebut, dipimpin Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup,  Yerri Noer Kartiko, Kepala Bidang Penegakan Perda,  Yoseph, dan dari pihak RSIA AMC Efri Hadi selaku Manager,  dan Direktur dr. Fitri Yuli Mayasari, MARS.

Dalam kesempatan tersebut,  Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro Yerri mengatakan bahwa,  tujuan sidak ini menindaklanjuti terkait laporan warga tentang pengelolaan limbah medis B3.

“Kita meminta kepada RSIA AMC menggentikan kegiatan itu, dan menarik botol infus yang sudah dijual ke pengepul rongsokan. Kemudian segera mengembalikan pengelolaan limbah B3 kepihak ketiga yang memang sudah bekerjasama dan punya izin,”jelasnya. 

Terkait dengan permasalahan limbah,  Yerri memastikan ada beberapa sisi dalam hal pengawasan.

 “Jadi dalam ketentuanya mereka wajib menyampaikan, laporan pelaksanaan UKL-UPL secara berkala dan rutin. Ya, kalau tidak salah 3-6 bulan sekali. Ketika ada yang perlu dikonfirmasi kita akan datang juga kokasi,”tegasnya. 

Sementara itu, Manager RSIA AMC Kota Metro Efril Hadi mengucapkan terimakasih atas masukan, ini merupakan langkah untuk melakukan perbaikan.

“Insaallah apa yang telah menjadi masukannya pemerintah,  akan segera kita tindak lanjuti,”pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!