
metrodeadline.com – Hadirnya program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sejak tahun 2014 telah memberikan perubahan dalam sistem kesehatan di Indonesia. Program JKN-KIS telah memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang layak.
Dulu, biaya pelayanan kesehatan yang cukup tinggi membuat masyarakat sulit untuk mengakses pelayanan kesehatan yang baik, orang-orang lebih cenderung membeli “obat warung” dan berharap obat tersebut akan membuat sakit menjadi sembuh.
Namun saat ini program JKN-KIS telah menjadi solusi bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih baik.
Salah satu Peserta yang sudah merasakan manfaatnya adalah Sumartini (39), Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN ini kesehariannya memiliki kesibukan sebagai pekerja buruh harian lepas, ia mengatakan bahwa kehadiran program JKN-KIS telah banyak membantu masyarakat termasuk dirinya dalam berobat.
Saat ditemui Tim Jamkesnews pada, Rabu (27/03) Ibu dari Dua anak ini bertempat tinggal di Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro. Ia telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS sejak tahun 2015 lalu. Selama terdaftrar sebagi peserta aktif, ia tidak pernah kesulitan terkait masalah keperluan biaya pengobatan.
“Saya menjadi peserta JKN-KIS penerima bantuan iuran yang bersumber dari Pemerintah Pusat. Sebelum ada program ini, saya hanya mengandalkan pengobatan seadanya yang saya beli dari warung, yang pasti saya gunakan betul kartu JKN yang saya miliki,” ujar Sumartini.
Sumartini menambahkan bahwa faktor ekonomi lah yang sampai detik ini mengapa ia menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS), karena biaya premi nya sudah ditanggung oleh Pemerintah, sehingga ia dapat rutin berobat di fasilitas kesehatan tempat ia terdaftar.
“Saya sangat berterima kasih dengan pemerintah yang selalu peduli dengan masyarakat kecil seperti saya sehingga kesehatan saya pun ditanggung oleh Negara dan tentu saja tidak ada biaya tambahan yang harus dikeluarkan untuk berobat.
Saya berharap program JKN-KIS terus berlangsung, karena program ini sangat bermanfaat dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” tutup Sumartini. (be)
