
METRO – Hingga hari ini, Senin (16/9/2019. Kelurahan Rejomulyo dan Kelurahan Sumbersari Bantul, Kecamatan Metro Selatan belum stor data sewa aset tanah milik pemerintah yakni eks tanah bengkok ke BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah) Kota Metro yang selama ini mereka garap.
Dari 22 Kelurahan se- Kota Metro yang belum setor data untuk kesanggupan sewa tinggal Kelurahan Rejomulyo dan Kelurahan Sumbersari Bantul. Sewa tersebut diketahui untuk mendongkarak PAD (Pendapatan Asli Daerah).
Lurah Sumbersari Bantul, M. Rafiuddin, S.Pd membenarkan hal tersebut. Ia mengaku sudah melakukan rapat beberapa kali, dan melayangkan surat kepada penggarap tanah bengkok, untuk segera menyatakan kesanggupan atau tidak terkait kelanjutan sewa tersebut.
“Kita sudah melakukan rapat, bahkan melayangkan surat. Ya tapi, hingga saat ini belum ada respon postif dari mereka penggarap (warga red),”ungkapnya.
Di Sumbersari, kata dia tidak semua tanah eks bengkok produktif. Ada sebagaian tidak bisa untuk bercocok tanam, dimana mereka mungkin masih keberatan dengan sewa tersebut. Pasalnya, hasil panen mungkin tidak sesuai dengan biaya sewa.
Disinggung soal hasil bumi selama ini ?, Rafiuddin menyebut terkait hasil itu selama ini dikelola masyarakat dan setor ke kas LPM untuk kegiatan sifatnya sosial. Seperti lomba kelurahan, perbaikan jalan, HUT Kelurahan, dan lain –lain.
“Apapun hasil nanti dalam waktu dekat ini, akan kita laporkan ke BPKAD, soal kesanggupan masyarakat terkait sewa,”jelasnya.
Sementara itu, Lurah Rejomulyo Suparjo Rustam, S.IP membenarkan hal tersebut. Ia menyebut soal rapat-rapat sudah digelar beberapa pertemuan, namun belum clear.
“Yang pasti, minggu ini sudah ada keputusan soal kesanggupan dan tidaknya masyarakat untuk sewa aset tanah pemerintah,”pungkasnya. (*)
