Walimurid Minta Komite SMAN 6 Metro Transpransi Soal Dana Pungutan

Foto net ilustrasi

 

METRODEADLINE.COM – Walimurid mempertanyakan transparasi dana komite sekolah yang selama ini telah mereka gelontorkan ke SMAN 6 Metro. Pasalnya, para wali murid menilai dana yang telah dikeluarkan tak pernah jelas keperuntukannya.

 Salah satu walimurid SMAN 6 Metro alumni 2017 lalu misalnya. Selama anaknya sekolah di sana, dirinya tak tahu menahu apa yang telah dihasilkan dari uang komite yang dikeluarkan walimurid selama ini.

Bahkan, dirinya mengungkapkan, beberapa kali rapat komite yang dia ikuti tak sedikit pun pihak pengurus menyinggung hasil uang walimurid yang pernah disumbangkan untuk keperluan apa dan sudah gunakan untuk apa.


“Bahkan tiap kali walimurid mempertanyakan soal pengunaan uang komite, pengurus komite tak pernah menggubris. Waktu itu banyak walimurid yang menanyakan dan meminta ninjau apa saja yang telah dibangun dari uang komite,” jelasnya, Minggu (26/5/2019).

Bahkan, baru-baru ini sejumlah orangtua dan walimurid dibuat geram, lantaran menerima surat pemberitahuan yang berisi agar walimurid menyelesaikan administrasi tahap akhir dan pengambilan nomor peserta Penilaian Akhir Semester (PAS) di kantor tata usaha.

jelas, apa yang dimaksud terkait penyelesaian administrasi yang dimaksud. metrodeadline.com mencoba menusuri dan menemukan kesaksian orangtua murid kelas I, yang berinisial G (40).

Dirinya mengungkapkan maksud dari penyelesaian administrasi yakni sejumlah uang yang harus dibayarkan ke komite. Karena takut anaknya tak bisa mengikuti Penilaian Akhir Semester (PAS), dengan terpaksa dirinya harus membayarkan sejumlah uang.

“Uang yang harus dikeluarkan oleh walimurid dipatok berdasarkan golongan. Kebetulan saya bekerja sebagai swasta, jadi kena golongan I, saya bayar Rp2,5 juta,” ungkapnya, Minggu (26/5/2019).

Menurutnya, jumlah uang dibayarkan walimurid tidak berlaku sama, disesuaikan tergantung dengan golongan/jabatan dan tingkatan kelas siswa yang sekolah di sana.

Dirinya bersama walimurid lain, menyayangkan, terkait isi surat pemberitahuan itu yang tidak menyebutkan secara pasti dan rincian apa saja kegunaan uang adminstrasi tersebut.

Sementara itu, Kepala SMAN 6 Metro Sunarti menyampaikan, bahwasanya dirinya menandatangani surat pemberitahuan itu lantaran menindaklanjuti kesepakatan bersama antara walimurid dan pengurus komite.

Saat wartawan meminta Sunarti menjelaskan kegunaan uang pungutan itu, dirinya enggan menanggapi. Beberapa kali pertanyaan dilontarkan, dirinya hanya meminta pihak yang merasa keberatan untuk datang ke sekolah.

“Ya kalau ada yang keberatan, saya meminta walimurid datang ke sekolah. Biar saya juga tahu dan kenal dengan walimurid,  karena saya kan juga masih baru disini. Surat itu menindaklanjuti kebijakan kepala sekolah yang lama,” ujarnya.

Disisi lain, Ketua Komite SMAN 6 Metro Sakidi saat dikonfirmasi via telephone juga tak banyak berkomentar soal dikelaurkannya surat tersebut. Dirinya berulang-ulang menjawab bahwa semua rincian pengeluaran komite.

“Semua rinciannya ada, silahkan datang ke sekolah temui saya. Itu semua hasil kesepatan semua walimurid, pokoknya ada semua rinciannya,”ujarnya. (*)

 

You might also like

error: Content is protected !!