JAWA TENGAH

Pasien Dugaan Keracunan di Kajoran Terus Berdatangan, Ambulans Masih Lakukan Penjemputan

53
×

Pasien Dugaan Keracunan di Kajoran Terus Berdatangan, Ambulans Masih Lakukan Penjemputan

Sebarkan artikel ini

MAGELANG – Penanganan dugaan keracunan massal di wilayah Sidowangi, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, masih berlangsung hingga Rabu (14/10/2026) malam. Sebanyak 196 pasien tercatat telah masuk ke sejumlah fasilitas kesehatan, yakni RSUD Muntilan, RSD Bukit Menoreh, dan Puskesmas Kajoran 1.

Para pasien berasal dari berbagai rentang usia, mulai dari balita hingga lansia. Jumlah tersebut merupakan akumulasi pasien yang masuk ke instalasi gawat darurat (IGD) ketiga fasilitas kesehatan tersebut hingga pukul 19.30 WIB.

Di tengah berlangsungnya penanganan medis, petugas ambulans desa masih menerima permintaan penjemputan warga. Kondisi ini menunjukkan bahwa upaya membawa warga yang membutuhkan pertolongan ke fasilitas kesehatan masih terus dilakukan.

Budi, salah satu pengemudi ambulans desa, mengungkapkan bahwa hingga Rabu malam dirinya masih menerima informasi mengenai warga yang membutuhkan bantuan transportasi medis.

“Pasien masih berdatangan. Kami juga masih mendapat telepon dari bidan desa untuk menjemput pasien,” ungkap Budi.

Sementara itu, berdasarkan data sementara pada pukul 16.00 WIB, sebagian besar pasien telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan medis. Namun, beberapa pasien lainnya masih menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.

Penyebab Kejadian Masih Menunggu Hasil Laboratorium

Dugaan keracunan tersebut muncul setelah sejumlah warga mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi es buah. Meski demikian, belum ada hasil pemeriksaan resmi yang memastikan bahwa minuman tersebut menjadi penyebab kejadian.

 

Polresta Magelang melalui Polsek Kajoran telah mengambil langkah penyelidikan untuk mengungkap peristiwa tersebut. Petugas melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) serta mengambil sampel es buah untuk diperiksa di laboratorium.

 

Kapolsek Kajoran AKP Lilik Purwaka, S.Psi., menyampaikan bahwa penyelidikan masih berjalan. Hasil pemeriksaan laboratorium menjadi salah satu hal penting untuk mengetahui penyebab pasti kejadian.

Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab dugaan keracunan berdasarkan informasi yang belum terverifikasi.

Masyarakat diminta tetap tenang dan menunggu hasil pemeriksaan resmi sebelum mempercayai berbagai kabar yang beredar.

Polresta Magelang terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mendukung penanganan pasien dan proses penyelidikan. Perkembangan kondisi para pasien serta hasil pemeriksaan laboratorium masih dinantikan untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kejadian tersebut.

Hingga Rabu malam, penyebab dugaan keracunan di wilayah Kajoran masih dalam penyelidikan. Masyarakat diharapkan memberikan ruang bagi petugas untuk melakukan pemeriksaan sehingga kesimpulan yang disampaikan nantinya berdasarkan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan.

(ichsaneyup)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!