SUMATERA UTARA

Dari Koordinasi ke Aksi, Bantuan BPBD Sumut Tiba untuk Korban Banjir Nias Barat

40
×

Dari Koordinasi ke Aksi, Bantuan BPBD Sumut Tiba untuk Korban Banjir Nias Barat

Sebarkan artikel ini

Nias Barat – Bantuan logistik dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akhirnya disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Nias Barat. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya Bupati Nias Barat Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., M.M., memperjuangkan dukungan pemerintah provinsi bagi warga yang terdampak bencana.

 

Penyaluran berlangsung di Gereja ONKP Jemaat Pasar Baru Iraono Gaila, Desa Iraono Gaila, Kecamatan Lahomi, Selasa (29/09/2026).

 

Bantuan yang bersumber dari BPBD Provinsi Sumatera Utara itu diberikan setelah Pemkab Nias Barat melakukan koordinasi dan menyampaikan kebutuhan masyarakat terdampak banjir kepada pemerintah provinsi.

 

Bupati Eliyunus mengatakan, banjir yang terjadi pada 5 dan 6 September 2026 akibat luapan Sungai Moroo dan Sungai Lahomi berdampak pada 13 desa di empat kecamatan. Sebanyak 695 kepala keluarga tercatat terdampak bencana tersebut.

 

“ Ini merupakan wujud perhatian negara. Kita tidak membiarkan masyarakat dan warga menderita ketika terjadi bencana,” ujar Eliyunus saat penyaluran bantuan.

 

Menurutnya, sejak bencana terjadi, pemerintah daerah langsung menggerakkan jajaran untuk turun ke lapangan, melakukan pendataan dan menginventarisasi kebutuhan masyarakat.

 

Upaya tersebut kemudian dilanjutkan dengan koordinasi untuk mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, termasuk bantuan logistik bagi warga terdampak.

 

Eliyunus menyampaikan terima kasih kepada BPBD Provinsi Sumatera Utara atas bantuan yang diberikan. Ia berharap dukungan tersebut dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga pascabencana tetap mendapat perhatian.

 

Di sisi lain, Bupati mengingatkan masyarakat yang bermukim di sekitar Sungai Lahomi dan Sungai Moroo agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, terutama saat intensitas hujan tinggi.

 

Pemkab Nias Barat juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terkait rencana normalisasi Sungai Lahomi dan Sungai Moroo pada 2027. Upaya tersebut diarahkan sebagai langkah jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir di wilayah terdampak.

 

Penyaluran bantuan turut melibatkan Polres Nias, Yonif TP/903 Baluseda, DPRD Nias Barat dan jajaran Pemerintah Kabupaten Nias Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!