JAWA TIMUR

Harumkan Nama Ponorogo di Karaton Surakarta Hadiningrat, Paguyuban Seni Langen Tayub Mekar Budaya Desa Gajah Raih Penghargaan

43
×

Harumkan Nama Ponorogo di Karaton Surakarta Hadiningrat, Paguyuban Seni Langen Tayub Mekar Budaya Desa Gajah Raih Penghargaan

Sebarkan artikel ini

PONOROGO -Paguyuban Seni Karawitan dan Langen Tayub Mekar Budaya Desa Gajah, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, mendapat kesempatan istimewa untuk tampil di lingkungan Karaton Surakarta Hadiningrat, Minggu (27/9/2026).

Sebanyak 42 anggota Paguyuban Mekar Budaya turut ambil bagian dalam pentas Tayub di Keraton Surakarta. Penampilan tersebut tidak hanya menjadi ajang pertunjukan seni, tetapi juga menjadi momentum penting bagi para pelaku seni Ponorogo untuk menunjukkan bahwa Tayub memiliki nilai budaya yang luhur dan layak terus dilestarikan.

Pementasan di lingkungan karaton sekaligus menjadi ruang untuk menjawab pandangan miring sebagian masyarakat terhadap kesenian Tayub. Kehadiran Tayub di ranah budaya yang sakral dan terhormat seperti Keraton Surakarta menunjukkan bahwa kesenian ini memiliki perjalanan sejarah, nilai filosofis, serta kedudukan sebagai bagian dari karya seni adiluhung yang perlu dijaga keberlangsungannya.

Dalam sambutannya, Dra. GKR. Koes Moertiyah Wandansari, M.Pd, Ketua Lembaga Dewan Adat Karaton Surakarta Hadiningrat (LDA), menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan Tayub Ponorogo.

Ia juga menyampaikan bahwa ke depan, kesenian Tayub Ponorogo direncanakan kembali ditampilkan dalam agenda budaya di Kabupaten Cilacap dan grebeg maulid dikaraton Surakarta.

Sementara itu, KPH. Edy Wirobumi, Ketua Punjer Pakasa Karaton Surakarta Hadiningrat, memberikan apresiasi terhadap penampilan Tayub Seblak Sampur dari Ponorogo.

Menurutnya, karakter joget Tayub Ponorogo memiliki keunikan tersendiri.

“Tayub Seblak Sampur ini luar biasa. Ponorogo itu jogetnya priyayi alus,” ujar KPH Edy Wirobumi.

Ia berharap penghargaan yang diberikan kepada Paguyuban Mekar Budaya dapat semakin menambah semangat para pelaku seni dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan.

“Kami berharap dengan penghargaan ini bisa menambah semangat dalam melestarikan kebudayaan. Jangan ragu, Keraton Surakarta ini rumah kalian dalam mengembangkan kebudayaan,” pesannya.

Penghargaan dari Karaton Surakarta Hadiningrat menjadi kebanggaan tersendiri bagi Paguyuban Mekar Budaya. Bagi para seniman Tayub Ponorogo, kesempatan tampil di lingkungan keraton bukan sekadar pentas, tetapi juga menjadi pengakuan atas upaya mereka dalam merawat warisan budaya agar tetap hidup dan dikenal lintas generasi.

Dari Desa Gajah, Kecamatan Sambit, kesenian Tayub Ponorogo kembali melangkah ke ruang budaya yang lebih luasmembawa seni, tradisi dan nama Ponorogo ke tengah panggung kebudayaan Jawa.(*)

Jurnalis Ponorogo : Wiyoso

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!