Kota Metro

Jaga Sejarah, Perkuat Regenerasi, KOSTI Diyakini Terus Berkembang

30
×

Jaga Sejarah, Perkuat Regenerasi, KOSTI Diyakini Terus Berkembang

Sebarkan artikel ini

 

 

 

Metro, Metrodeadline.com – Mengusung semangat keberlanjutan, sesepuh KOSTI menitipkan pesan kepada ketua yang baru dikukuhkan agar menjaga persatuan, memperkuat regenerasi, dan memperluas peran organisasi di tengah masyarakat, Senin (22/6/2026)

 

Nasihat tersebut menjadi penegas bahwa kemajuan KOSTI tidak hanya ditentukan oleh program kerja, tetapi juga oleh komitmen menjaga warisan sejarah dan membangun kolaborasi untuk masa depan yang lebih baik.

 

Dikatakan pembina Kosti Lampung Drs H. Sudarsono, M.M., bahwa tantangan terbesar KOSTI, mengenalkan kembali budaya bersepeda kepada generasi muda.

 

“Kota Metro memiliki sejarah panjang sebagai kota pelajar dan kota sepeda, di mana pada masa lalu ribuan pelajar dari berbagai daerah, termasuk Lampung Timur, menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi sehari-hari,” ujarnya

 

“Kita harus terus melakukan sosialisasi. Banyak orang belum memahami bahwa bersepeda itu sehat, murah, dan memiliki nilai sejarah yang tinggi. Kemajuan zaman boleh berjalan, tetapi jangan sampai melupakan budaya bersepeda,” imbuhnya.

 

Selain itu, guna memajukan organisasi, Sudarsono menilai langkah konkret yang harus diprioritaskan, memperkuat komunikasi dan sosialisasi kepada masyarakat tanpa bergantung sepenuhnya pada dukungan pemerintah. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan sebagai kekuatan utama KOSTI.

 

“Dalam menjaga eksistensi organisasi di era modern, peran sesepuh saat ini memberikan teladan serta membangun silaturahmi antar anggota lintas generasi,” katanya.

 

Menurutnya, semangat kebersamaan antara kaum muda dan kaum tua harus terus dipelihara agar organisasi tetap hidup dan berkembang.

 

Sementara itu, Sudarsono juga mendorong KOSTI untuk terus berkolaborasi dengan berbagai komunitas lain, dalam kegiatan pelestarian sejarah dan budaya.

 

Pihaknya berpesan, bahwa anggota muda Kosti tidak melupakan sejarah di tengah perkembangan zaman.

 

“Masa kini harus maju, tetapi jangan melupakan masa lalu. Sepeda tua merupakan bagian dari budaya dan sejarah yang menjadi cikal bakal perjalanan masyarakat hingga saat ini,” katanya.

 

“Kepengurusan KOSTI ke depan, saya yakin akan terus berkembang karena didukung oleh anggota yang memiliki hobi, kepedulian terhadap sejarah, serta semangat untuk menjaga warisan budaya bangsa,” pungkasnya. (Aliando)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!