Kota Metro

DPRD Metro Tutup Rapat Evaluasi, Jurnalis Protes Soal Transparansi

106
×

DPRD Metro Tutup Rapat Evaluasi, Jurnalis Protes Soal Transparansi

Sebarkan artikel ini

 

Metro, Metrodeadline.com — Rapat evaluasi program pembangunan Kota Metro tahun 2026 antara DPRD dan Wali Kota Metro berlangsung tertutup, Rabu (1/4/2026)

Hal tersebut memicu keberatan dari kalangan jurnalis. Rapat yang beberapa kali dijadwalkan ulang itu baru dapat dihadiri Wali Kota pada undangan ketiga.

Sejak awal pelaksanaan, awak media telah mengikuti jalannya rapat. Namun, di tengah agenda, pimpinan DPRD meminta wartawan keluar dari ruang pertemuan. Keputusan tersebut langsung menuai protes karena dinilai menghambat keterbukaan informasi publik.

Arif, jurnalis Saburai TV, menyayangkan penutupan rapat tersebut. Menurutnya, sebagai pilar keempat demokrasi, pers seharusnya diberikan akses untuk meliput jalannya rapat secara langsung.

“Ini justru berpotensi menimbulkan pertanyaan publik dan mencederai prinsip transparansi yang selama ini digaungkan Pemerintah Kota Metro,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Fredy dari Metronews.id Ia meminta DPRD Kota Metro mencontoh praktik di tingkat pusat yang telah membuka sebagian besar rapat kepada media.

“Karena keterbukaan akan mencegah munculnya spekulasi dan memastikan informasi yang diterima masyarakat tetap utuh,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kota Metro, Abdulhak, tetap pada pendiriannya untuk melanjutkan rapat tanpa kehadiran media.

“Kondisi rapat belum kondusif nanti seluruh hasil pembahasan akan disampaikan kepada publik setelah rapat selesai,” kata dia.

Meski demikian, Abdulhak menegaskan bahwa rapat tersebut tidak membahas hal krusial, melainkan lebih kepada silaturahmi dan pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD.

Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kominfo Kota Metro, Deddy Hasmara, menyebut bahwa Wali Kota Metro justru menginginkan rapat digelar secara terbuka. Namun, permintaan DPRD agar rapat berlangsung tertutup tetap menjadi keputusan akhir.

“Rapat evaluasi ini diketahui merupakan pemanggilan ketiga terhadap Wali Kota Metro, setelah dua undangan sebelumnya tidak dapat dipenuhi,” jelasnya.

Sebelum rapat dinyatakan tertutup, Ketua DPRD Kota Metro, Ria Hartini, dalam sambutannya sempat menyebut adanya hal krusial yang akan dibahas. Namun, substansi tersebut belum sempat disampaikan secara lengkap kepada publik karena awak media telah diminta meninggalkan ruangan. (Aliando)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!