Metro, Metrodeadline.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Metro menggelar Musyawarah Kota (Muskot) sebagai forum tertinggi organisasi di tingkat Kota, Rabu (21/1/2026)
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting guna mengevaluasi kinerja kepengurusan periode sebelumnya sekaligus merumuskan arah kebijakan PMI ke depan.
Dikatakan ketua pelaksana musyawarah Kota PMI Metro Bekti Satriadi, kegiatan serupa dilaksanakan lima tahun sekali.
“Yang pertama melakukan evaluasi kinerja PMI periode 2021-2026, yang kedua adalah menentukan rencana strategis PMI Metro ke depan, yang ketiga adalah memilih calon ketua PMI periode 2026-2031 dan tim formaturnya, jadi ada tiga agenda yang akan kita laksanakan,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan serupa dihadiri pengurus PMI Metro, Provinsi Lampung dan relawan.
“Tentu kita berharap bahwa musyawarah dan kebijakan yang baik sehingga PMI ke depan lebih eksis dan bisa lebih memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Hal yang sama juga disampaikan ketua PMI Kota Metro periode 2021-2026 dr. Silfia Naharani, bahwa sudah menjadi tugasnya melaksanakan Muskot.
“Saya berharap adanya regenerasi dari kepemimpinan PMI yang kemarin supaya prestasi PMI yang kemarin bisa dilanjutkan. Muskot ini diawali dengan pembentukan panitia,” ungkapnya.
Sementara itu, kegiatan serupa sesuai UU No.1 tahun 2018 tentang pemilihan ketua PMI.
“Harapannya bisa terpilih ketua PMI yang amanah bisa lebih baik dari saya, kemudian prestasi kemarin ada bisa dipertahankan sehingga bisa semakin lebih baik,” pungkasnya. (Aliando)
