Uncategorized

Jasa Raharja Gelar Program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) di SMA Taruna Gajah Mada Metro: Wujud Edukasi Dini untuk Pencegahan Kecelakaan di Kalangan Pelajar

803
×

Jasa Raharja Gelar Program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) di SMA Taruna Gajah Mada Metro: Wujud Edukasi Dini untuk Pencegahan Kecelakaan di Kalangan Pelajar

Sebarkan artikel ini

Metro, 21 Oktober 2025 – Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara dan menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar, PT Jasa Raharja Perwakilan Metro bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kota Metro menyelenggarakan kegiatan Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) di SMA Taruna Gajah Mada Metro, pada Selasa, 21 Oktober 2025.

Kegiatan edukatif ini dihadiri oleh Penanggung Jawab Bidang Pelayanan Jasa Raharja Metro dan Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kota Metro selaku pemateri, dengan peserta terdiri dari dewan guru dan perwakilan siswa SMA Taruna Gajah Mada Metro.

Program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) merupakan salah satu upaya berkelanjutan dari Jasa Raharja dalam mendukung fungsi lalu lintas melalui pencegahan kecelakaan lalu lintas. Melalui kegiatan ini, para tenaga pendidik dibekali pengetahuan dan pemahaman terkait keselamatan berkendara, etika berlalu lintas, serta peran penting guru dalam menanamkan budaya tertib lalu lintas di lingkungan sekolah.

Dalam sambutannya, Heru Hermawan, Penanggung Jawab Bidang Pelayanan Jasa Raharja Metro menyampaikan bahwa pelajar merupakan kelompok usia yang rentan terhadap risiko kecelakaan lalu lintas, terutama karena kurangnya kesadaran terhadap pentingnya keselamatan berkendara. Oleh sebab itu, guru memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam membentuk karakter dan perilaku tertib lalu lintas di kalangan pelajar.

“Kami percaya bahwa guru adalah teladan bagi siswa. Melalui kegiatan PPKL ini, kami berharap para dewan guru dapat menyampaikan pesan keselamatan kepada siswa secara berkelanjutan, misalnya di akhir jam pelajaran, agar pesan keselamatan menjadi bagian dari keseharian para pelajar,” ujar Heru.

Kegiatan ini juga menghadirkan pemaparan materi dari Kanit Kamsel Satlantas Polres Kota Metro, Aiptu Siswanto, yang menjelaskan tentang berbagai faktor penyebab kecelakaan lalu lintas, pentingnya penggunaan helm berstandar SNI, larangan mengendarai kendaraan bermotor bagi pelajar di bawah umur, serta etika berlalu lintas yang baik dan benar.

“Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat, termasuk dunia pendidikan. Kami berharap para guru dapat menjadi pelopor keselamatan dan menanamkan nilai-nilai disiplin berlalu lintas kepada para siswanya,” ujar Siswanto.

Para guru dan siswa yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Mereka berinteraksi aktif dengan narasumber, mengajukan pertanyaan seputar keselamatan lalu lintas, serta berdiskusi tentang peran sekolah dalam menciptakan generasi muda yang sadar dan peduli terhadap keselamatan di jalan.

Melalui program PPKL ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus memperluas edukasi keselamatan lalu lintas hingga ke lingkungan sekolah, sebagai langkah preventif dalam menekan angka kecelakaan di kalangan pelajar. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara Jasa Raharja, Kepolisian, dan pihak sekolah dalam membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan.

“Harapan kami, setelah kegiatan ini para guru dapat secara konsisten menyisipkan pesan-pesan keselamatan di akhir jam belajar, sehingga siswa akan selalu diingatkan untuk berhati-hati di jalan dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungannya,” tutup perwakilan Jasa Raharja.

Dengan terselenggaranya kegiatan Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) di SMA Taruna Gajah Mada Metro ini, diharapkan tercipta sinergi positif antara dunia pendidikan dan lembaga pelayanan publik dalam membangun kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak dini. Langkah kecil di ruang kelas diharapkan mampu memberi dampak besar dalam menurunkan angka kecelakaan, khususnya di kalangan generasi muda Kota Metro dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!