Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, memberikan peringatan keras mengenai potensi bahaya masa jabatan yang terlalu panjang bagi calon Kapolri berikutnya. Pernyataan ini muncul setelah munculnya nama Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai kandidat kuat pengganti Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang masa dinasnya masih panjang hingga tahun 2031.
Bambang menjelaskan bahwa masa jabatan yang terlalu panjang bisa menjadi kerentanan karena kecenderungan penyalahgunaan kekuasaan. “Tidak ada jaminan bahwa pemegang kekuasaan atau kewenangan besar kuat menjaga integritas,” ujarnya. Oleh karena itu, ia mengusulkan agar Kapolri berikutnya memiliki masa jabatan maksimal tiga tahun sebelum memasuki usia pensiun, agar kekuasaan tidak terlalu lama di tangan satu individu.
Isu pergantian Kapolri semakin menguat setelah Presiden Prabowo Subianto dikabarkan mengirim surat resmi ke DPR terkait penggantian Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Langkah ini menjadi respons terhadap desakan publik yang makin kuat dalam beberapa pekan terakhir, terutama menyusul kejadian tragis yang menimpa pengemudi ojek online Affan Kurniawan yang tertabrak kendaraan taktis Brimob dalam aksi demonstrasi akhir Agustus lalu.
Selain itu, kegagalan aparat mengendalikan gelombang unjuk rasa besar di Jakarta dan kota-kota lain yang berujung kericuhan dan korban jiwa, turut menimbulkan sorotan tajam terhadap kepemimpinan Listyo Sigit. Setidaknya 10 orang dilaporkan meninggal dalam kericuhan tersebut, yang semakin memperkuat tekanan dari berbagai pihak untuk pergantian pimpinan Polri.
Berbagai kalangan, mulai dari pengamat keamanan hingga mahasiswa, menyuarakan tuntutan pergantian Kapolri demi mengembalikan kepercayaan publik dan mewujudkan reformasi korps yang lebih profesional, humanis, dan bebas dari penyalahgunaan kekuasaan. Pergantian Kapolri dianggap merupakan langkah penting dalam menjaga stabilitas keamanan nasional dan memastikan institusi Polri terus berkembang.
Sumber : https://www.google.com/amp/s/amp.suara.com/news/2025/09/13/142718/isu-listyo-sigit-diganti-isess-warning-keras-jangan-pilih-kapolri-dengan-masa-jabatan-panjang
