Metro, Metrodeadline.com – Pemerintah Kota Metro bersama aparat penegak hukum (APH) dari kejaksaan dan kepolisian mengadakan Sosialisasi Penyuluhan Hukum di Satuan Pendidikan yang dilaksanakan di SD Negeri 6 Metro Barat, Senin (08/09/2025).
Wakil Wali Kota Metro, M. Rafieq Adi Pradana mengatakan, bahwa kegiatan sosialisasi tersebut diadakan guna memberikan pemahaman kepada guru dan orang tua tentang batasan-batasan hukum dalam penyelenggaraan kegiatan sekolah.
“Tujuan utama acara hari ini adalah menjelaskan batasan-batasan hukum di sekolah. Kita ingin semua jelas, baik bagi guru maupun orang tua,” ujarnya.
Menurutnya, Hal yang sama perlu dilakukan mengingat kondisi pendidikan kini jauh berbeda dibandingkan masa lalu.
“Sekarang ada perubahan. Ada yang menjadi lebih baik, ada juga yang malah kurang baik. Karena itu kita perlu duduk bersama membicarakan kondisi nyata di lapangan,” Tuturnya.
Rafieq berharap, dengan adanya sosialisasi terkait pemahaman terhadap masalah hukum dilingkungan pendidikan, khususnya para pendidik tidak merasa bingung terhadap langkah yang diambil saat mendidik siswa-siswinya di sekolah.
“Kalau zaman dulu, guru memberi hukuman itu hal biasa. Sekarang batasannya berbeda. Ada guru yang bingung sampai akhirnya merasa terbatas, bahkan frustasi,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Wakil Wali Kota Metro tersebut juga menyoroti peran teknologi dalam membentuk karakter anak serta bullying yang sering terjadi.
“Kadang apa yang diajarkan guru kalah dengan yang dilihat anak lewat HP,” katanya.
Ia menilai perlunya definisi yang jelas mengenai tindakan perundungan atau bullying dengan tingkatan yang berbeda-beda.
“Ada yang sebatas bercanda, ada juga yang sampai kekerasan fisik. Semua ini harus didefinisikan agar tidak salah penanganan,” jeasnya.
Selain itu, Rafieq berharap kegiatan sosialisasi serupa tidak hanya dapat dipahami oleh para guru tetapi juga membuat tenang orang tua murid yang hadir dengan sistem yang berlaku.
“Kehadiran kejaksaan dan kepolisian dalam kegiatan ini, juga menjadi bukti bahwa penyelesaian persoalan pendidikan tidak hanya ditanggung pemerintah daerah. Tetapi semua harus terlibat,” terangnya.
“Sebagai Wakil Wali Kota Metro, saya juga menginginkan diskusi yang dilakukan dapat memberikan manfaat dan hasil yang baik untuk tenaga pendidik maupun orang tua murid,” (Aliando)
