Lampung Utara

Pasca Lebaran Gas Melon Di Lampura Masih Langka, Sidak dan Operasi Pasar Dinilai Hanya Seremonial

9129
×

Pasca Lebaran Gas Melon Di Lampura Masih Langka, Sidak dan Operasi Pasar Dinilai Hanya Seremonial

Sebarkan artikel ini
Foto : Ilustrasi Kelangkaan Gas Elpiji

Lampung Utara, Metrodeadline – Memasuki hari ke-3 pasca lebaran Idul Fitri 1445 Hijriyah gas elpiji 3 Kg atau sering disebut gas melon masih langka, sehingga mengakibatkan melambungnya harga di kios-kios tradisional. Berdasarkan hasil penelusuran, harga gas melon 3 Kg di Lampung Utara mencapai harga Rp. 30 ribu hingga Rp. 50 ribu.

Padahal Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lampung Utara telah melakukan inspeksi ke sejumlah agen dan distributor gas melon, bahkan memonitor langsung operasi pasar untuk menekan kelangkaan gas subsidi tersebut. Namun kegiatan tersebut dinilai gagal, sebab kelangkaan dan tingginya harga gas melon masih terus berlanjut hingga hari ini.

Masyarakat menilai kegiatan tersebut hanya sebatas seremonial saja, sebab tidak berdampak pada akar permasalahan yang ada. Hal ini dikatakan oleh WR seorang warga Kotabumi yang mengeluhkan sejak menjelang lebaran hingga 3 hari pasca lebaran, gas melon masih tetap langka bahkan meskipun ada, harga mencapai Rp. 50 ribu.

“Untuk apa ada sidak, operasi pasar segala kalau masih langka dan mahal,” geramnya. Jum’at (12/4)

WR melanjutkan bahwa fenomena yang sering terjadi bahkan terulang setiap tahunnya ini tentu perlu upaya dan  langkah-langkah positif Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, khususnya dinas atau pihak terkait agar kedepannya tidak terjadi lagi.

“Masalah gas melon saja tidak bisa teratasi, bagaimana hal lain yang lebih besar,” sambung WR.

Sementara menurut Faisal salah satu penjual gas melon menuturkan pasokan yang diterima dibatasi oleh agen, dirinya hanya mendapatkan 5 tabung gas setiap 2 kali dalam seminggu. 

“Stok kosong zonk, belanja cuma dikasih 5 tabung, dijatah seminggu 2 kali dihari selasa dan sabtu,” ujarnya.

(Aw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!