Post Views: 99,246

Tangerang,Metrodeadline – Proses pengawasan yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam rangka pencegahan akan adanya potensi praktek curang oleh oknum kontraktor nakal, justru menjadi alasan utama yang digadang gadang sebagai penyebab akan terjadi nya dugaan beberapa pembangunan kualitas rendah di Kabupaten Tangerang-Banten(Minggu 19/2/11/2023)
Dugaan lemahnya fungsi pengawasan itupun dapat terlihat didalam beberapa hasil pengerjaan pembangunan konstruksi baik Jalan Beton, Hotmix,Spal ataupun Saluran Air.
Dengan tidak terlaksana fungsi Pengawasan yang ketat itupun,tentunya menjadi faktor utama yang menyebabkan akan adanya dugaan dampak kerugian keuangan negara pada setiap plaksanaan kegiatan pembangunan konstruksi dilingkup Dinas Binamarga Dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang,
Kali ini dugaan proyek kualitas rendah tersebut diduga kuat terjadi pada plaksanaan jalan betonisasi Kp, Picung Rt 06/05 Desa Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang yang diketahui dikerjakan oleh CV SATRIA ANUGERAH BAHARI, Dengan nilai kontrak sebesar Rp 98,948,000,00,.yang telah rampung dikerjakan beberapa bulan yang lalu.

Dikatakan Herman salah satu aktivis yang sekaligus pula merupakan Sekretaris Lsm Trinusa DPD Provinsi Banten yang kala itu turut menyaksikan proses pelaksanaan kegiatan proyek jalan beton itupun mengungkapkan bahwa terdapat potensi dugaan upaya pembiaran yang diduga kuat dilakukan oleh para oknum pengawas Dinas Binamarga Dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang kala proses penuangan bahan material beton dilaksanakan.
Menurut Herman kala itu terdapat tiga titik galis melintang yang diduga kuat merupakan titik Coring, ditambahkan nya terdapat indikasi dugaan pengurangan ketebalan beton yang mana dugaan tersebut diungkapkan nya kala melihat hasil pengukuran yang dilakukan oleh beberapa Lsm dilokasi pengerjaan,
“Apabila fungsi pengawasan itu benar benar dilakukan dengan sebagai mana mestinya maka mustahil adanya indikasi ketidak sesuaian didalam proses pengerjaan,yang dimana ketebalan beton diketahui tidak merata dan tidak sinkron dengan ketinggian pada bakisting penahan beton itu sendiri,Ucapnya sebari kesal kepada awak media ini(Minggu 19/11)
Berdasarkan hal tersebut Herman pun meminta kepada Bapak Andi Ony selaku Pj Bupati Tangerang yang beberapa waktu lalu dilantik dan diberikan mandat oleh negara Republik Indonesia untuk melanjutkan tugas kepemimpinan agar segera melakukan evaluasi kinerja para pengawas Dinas Binamarga Dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang.
“Dengan adanya hal yang sedemikian kompleks maka saya meminta dengan tegas kepada pimpinan tertinggi di Kabupaten Tangerang untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap para oknum pengawas dan PPTK pada Dinas Binamarga Dan Sumber Daya Air yang lalai dalam melakukan tugasnya.
Hingga berita ini kembali diterbitkan,Baik pihak kontraktor maupun Kepala Dinas Binamarga Dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, sulit ditemui untuk dikonfirmasi dan pemberitaan lebih lanjut.(Nurdin)
