
Minimnya keterangan dan informasi perihal plaksanaan kegiatan Proyek Penanaman Pipa Air PDAM Kabupaten Tangerang diruas jalan alternatif Kp Hauan-Balaraja Desa Tobat Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang-Banten yang saat ini tengah dikerjakan belakangan ini menuai sorotan dan menyisakan banyak misteri. (Sabtu 30/09/2023).

Mistri tersebut muncul beriringan dengan bungkamnya beberapa pejabat PDAM ketika dikonfirmasi seputar plaksanaan Proyek Penanaman Pipa Air melalui sambungan Via WhatsApp beberapa waktu yang lalu.
Proyek yang belum lama ini mulai dikerjakan tersebut diduga kuat sudah melanggar Undang-Undang No 4 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik(KIP)terbukti dengan minimnya sarana informasi publik serta penjelasan dari pihak PDAM itu sendiri.
Bungkamnya beberapa pejabat PDAM terkait plaksanaan kegiatan tersebut,dinilai berbagai fihak merupakan suatu kemunduran Asas Transparansi pengelolaan keuangan negara yang dikumpulkan dari hasil pajak masyarakat.
Tak cukup sampai disitu saja para pekerja yang coba di konfirmasi oleh awak mediapun seakan akan ikut menutupi informasi seputar kegiatan tersebut dengan mengakatan ketidak tahuan nya,mereka menjelaskan bahwa mereka hanya sekedar pekerja biasa yang tidak banyak tau soal perusahaan.
“Dari prusahaan mananya saya blum tau pak gitu juga panjang nya saya cuman taunya kerja,apalagi anggarannya berapa berapa nya gak tau saya pak.ujarnya
Nampak terlihat plaksanaan proyek tersebut rambu-rambu atau Spandek penanda akan adanya kegiatan galian dijalur utilitas sangat minim,sehingga nampak jelas terlihat lubang lubang galian yang mengangah,dengan serakan tanah galian yang berceceran dimana mana yang sama sekali tidak tertata dengan rapih terpantau pula proyek tersebut merusak sarana umun seperti jalan betonisasi yang terlihat tercoak dibeberapa titik,
Ditempat yang berbeda Kepala Bidang Jalan Pada Dinas Binamarga Dan Sumber Daya Air Endang Sukendar mengatakan terkait dengan pengerusakan beton tersebut sudah mengantongin Rekomendasi Teknis
“Sudah ada rekomtek nya itu pak.singkatnya
Akibat dari adanya aktivitas Proyek Penanan Pipa Air PDAM tersebut bahu jalan Alternatif kp. Hauan-Balaraja nampak rusak dan berlubang di beberapa titik.
Hingga kini kegiatan tersebut masih berlangsung dan masih menyisakan Mistri baik kontraktor maupun PDAM belum dapat memberikan penjelasan apapun prihal berapa panjang dan jumlah anggaran yang di gelontorkan oleh Perusahaan Daerah Air Minum(PDAM)Kabupaten Tangerang. (Nurdin)
