
PUNGGUR – Ditinggal Nyalon Legislatif (Nyaleg) oleh Misman, diduga Anggaran Dana Desa (ADD) Tahun 2023 carut-marut. Hal itu, disampai oleh Pj. Kepala Kampung (Kakam) Mojopahit Ibrahim.
“Saya melihat pengelolaan ADD 2023 di pemerintahan Misman remek-remek bener alias carut-marut. Anggaran Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) kurang lebih 160 juta habis entah kemana,” kata Ibrahim, Jumat (12/08).
Ibrahim menjelaskan bahwa pembangunan fisik ini di Kampung Mojopahit, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah (Lamteng), telah dikerjakan oleh Misman. Akan tetapi, tahapan pengerjaan fisik ADD 2023 belum saatnya dikerjakan.
“Pekerjaan fisik mulai dari lapisan penetrasi (lapen), jembatan, onderlagh telah dirampungkan oleh Misman. Disini saya telah melaporkan hal ini kepada pihak inspektorat dan instansi terkait, bagaimana aturan serta langkah yang harus ditempuh,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Punggur Sukis mengatakan bahwa memang benar pengerjaan fisik telah dikerjakan oleh Misman. “Pengerjaan fisik ADD 2023 betul sudah dikerjakan oleh Misman. Hasilnya seperti apa kita tunggu saja dari pihak Kabupaten,” jelasnya.
Terpisah, Misman saat dikonfirmasi media ini enggan menjawab pertanyaan wartawan melalui pesan singkat WhatsApp (WA) meski dalam keadaan terkirim. (*)
