Lampung TengahPolitik

Kisruh Nomor Urut di PKB Lamteng, Slamet Anwar: Jangan Biarkan Orang Baru Sewenang-wenang!

87373
×

Kisruh Nomor Urut di PKB Lamteng, Slamet Anwar: Jangan Biarkan Orang Baru Sewenang-wenang!

Sebarkan artikel ini

GUNUNGSUGIH – Penentuan nomor urut di Partai PKB Lampung Tengah (Lamteng) menimbulkan kegaduhan. Tak hanya itu, membuat penilaian yang negatif dari kader kapada Ketua DPC PKB Lamteng Ardito Wijaya.

Dimana, salah satu Ketua Dewan Syuro PKB Lamteng yang juga anggota DPRD Lamteng Slamet Anwar menilai penentuan nomor urut untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) Pemilu 2024 oleh Ketua DPC PKB Ardito Wijaya ada kesewenang-wenangan.

Hal itu bukan tanpa alasan. Pasalnya, penentuan nomor urut tersebut tidak dilakukan dengan musyawarah atau asal beri kepada Calon Legislatif (Caleg) oleh Ketua DPC PKB Lamteng Ardito Wijaya.

“Ya tanpa musyawarah langsung ngabarin kalau nomor urut saya nomor 4. Kalau begini ya seenaknya saja ngasih nomor urut dan sewenang-wenang,” tegas Slamet Anwar, Kamis (1/06/2023).

Slamet Anwar menegaskan bahwa dirinya tidak akan maju sebagai Caleg di Pemilu 2024. Hal ini bertujuan untuk memberikan pelajaran bagi Ketua DPC PKB Lamteng Ardito Wijaya agar bisa menghargai dan tidak sewenang-wenang.

“Saya sudah sampaikan kepada Ketua DPC PKB Lamteng Ardito Wijaya kalau saya tidak akan maju dan fokus mengurus Pondok Pesantren (Ponpes) saja. Biar jadi pelajaran bagi orang baru untuk lebih menghargai dan menjaga marwah para petinggi PKB maupun Nahdlatul Ulama (NU) kapada publik. Sehingga, kejadian seperti ini tidak terjadi kembali,” katanya.

Slamet Anwar menilai bahwa dengan kepemimpinan Ardito Wijaya yang seperti ini akan menimbulkan perpecahan di internal Partai PKB. Sehingga, pergerakan di Pemilu 2024, PKB akan tidak solid.

Untuk itu, lanjut Slamet Anwar, dirinya tidak mau ikut serta berjuang di Pemilu 2024. Sehingga, apabila suara PKB di Lamteng menurun dirinya tidak ikut merasa bersalah.

“Saya mau fokus ngurus Ponpes saja dan saya tegaskan tidak mau berjuang di Pemilu 2024. Kalau suara PKB nanti turun jadi saya juga tidak merasa bersalah, karena sudah disampaikan terkait penentuan nomor urut tanpa musyawarah bisa menimbulkan perpecahan di dalam internal partai,” ujar Slamet Anwar.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Lamteng Ardito Wijaya menyampaikan akan memperbaiki kegaduhan yang saat ini menyelimuti internal PKB Lamteng. “Nanti coba diperbaiki. Mohon doa nya,” kata Ardito Wijaya dikutip melalui salah satu pesan group WhatsApp. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!