Diduga Proyek Rabat Beton Di Desa Karang Rejo Proyek Tidak Bertuan

Metrodeadline.com
Pesawaran – Proyek Rabat beton yang sedang berlangsung saat ini (Minggu 25/12/22) di Desa karang Rejo kecamatan Negeri katon kabupaten pesawaran adalah proyek yang sengaja diduga Tak memasang papan proyek dalam mengerjakan pekerjaan Rabat beton tersebut atau bisa dikatakan proyek tak bertuan (milik juragan jengkol atau milik juragan kacang) karena dilokasi proyek tersebut tak terlihat adanya papan proyek yang menjelaskan pagu anggaran padahal disitu jelas pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah itu harus betul betul transparan dan adanya keterbukan informasi publik agar masyarakat tau itu anggaran punya pemerintah baik anggaran APBD ataupun APBD provinsi atau anggaran DAK pemerintah pusat

Diduga CV pemenang tender atau rekanan dengan sengaja melanganggar dan kangkangi undang undang kerterbukaan informasi publik serta undang undang yang berlaku di negara Indonesia minggu (25/12/2022)

Dan patut diduga proyek jalan desa Karangrejo tepatnya didusun satu sangatlah tidak layak, itu terpantau oleh Tim investigasi DPD LPAKN RI (lembaga pemantau Aset dan keuangan negara pro jamin lampung dan oleh beberapa awak media,Minggu (25 Des 2022)

Terlihat dalam proaes pengerjaannya itu banyak kekurangan nya, salah satunya tidak adanya papan pengumuman / plang proyek sember proyek tersebut. Tidak mengunakan alas plastik Dan yang lebih parah lagi,ketebalan cor-coran rabat beton itu diduga tidak sesuai dengan RAP yang ada dan ketebalan nya pun diduga dibawah 10 cm.

UT salah satu masyarakat menuturkan kepada media,, iya mas, kami merasa tidak puas kalau pengerjaan didesa kami seperti ini, mas bisa lihat sendiri itu papan pembatasnya cuma kisaran 10 cm terus digali sekitar 3 cm kedalamnya.

Setahu saya mas papan pembatas itu tingginya sekitar 15cm dan jalannya harus diratakan pake batu-batu split terus harus pake terpal plastik buat alas dibawahnya,”ucap UT

Lanjut UT kami masyarakat desa Karangrejo terkhusus kami masyarakat dusun satu sangat kecewa melihat pekerjaan seperti ini,kami berharap ada pihak terkait bisa turun untuk melihat pengerjaan rabat beton ini, apa lagi setahu saya sebagian besar pembangunan proyek di Pesawaran tahun ini, uang nya hasil dari pinjaman ya mas. Dan kalau betul begitu adanya kan masyarakat pula yang dirugikan,Sudah uang dapat Pemda ngutang ditambah lagi pengerjaan nya asal asalan tutur Ut sambil menurut

Sementara Hermawansyah selaku ketua DPD LPAKN RI Projamin lampung kepada awak media saya selaku ketua Dewan pimpinan pengurus Lembaga pemantau Aset dan keuangan Negara (LPAKN) RI Projamin lampung akan melaporkan kepada dinas terkait dan kepada APH apabila pekerjaan tersebut ada dugaan dugaan penyelewengan, tegas Hermawansyah. (Anton)

You might also like

error: Content is protected !!