DPW IWO Indonesia Provinsi Lampung Serahkan SK Mandat Pembentukan Pengurus DPD Lamtim dan Lamteng

LAMPUNG – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Provinsi Lampung memberikan dua surat keputusan (SK) mandat pembentukan kepengurusan daerah. Kedua yakni DPD IWO Indonesia Kabupaten Lampung Tengah, dan DPD IWO Indonesia Kabupaten Lampung Timur.

Pemberian langsung di berikan oleh Ketua DPW IWO Indonesia Provinsi Lampung, Rohmad Hariaadi, S.IP didampingi Sekertaris Ferry Fauzin, dan Ketua Litbang DPP IWO Indonesia, Muhammad Ma’ruf, di Warung Viral Caffe And Resto, Jl. Sukarno Hatta Mulyojati 16c Metro Barat, Kota Metro, Provinsi Lampung, Senin 8 Agustus 2022.

Sekertaris DPW IWO Indonesia Provinsi Lampung, Ferry Fauzin mengatakan bahwa, pemberian mandat DPD ini menindaklanjuti instruksi dari Ketua DPP IWO Indonesia agar roda organisasi bisa berjalan.

“Jadi hari ini (Senin Red) kita menyerahkan surat mandat kepengurusan untuk DPD IWOI Kabupaten Lampung Tengah dan Kabupaten Lampung Timur,”ungkapnya.

Lebih lanjut, kata Ferry untuk penerima berkas SK mandat DPD IWO Indonesia Kabupaten Lampung Tengah di terima langsung oleh Ketua Ahmad Syupiri. Sedangkan penerima berkas SK mandat DPD IWO Indonesia Kabupaten Lampung Timur di terima langsung oleh Sahroni.

“Saya berpesan agar penerima mandat bisa segera membentuk kepengurusan yang solid dan kompak untuk kemajuan organisasi IWO Indonesia kedepan,”ujarnya.

Ferry kembali menegaskan, tercatat untuk saat ini DPD IWO Indonesia kabupaten/kota di Provinsi Lampung yang sudah terbentuk ada 8, diantaranya Kota Metro, Lampung Tengah, Lampung Timur, Way Kanan, Tanggamus, Lampung Barat, Pesisir Barat, Kota Bandar Lampung.

Sementara itu, Ketua Bidang Litbang DPP IWO Indonesia, Muhammad Ma’ruf berpesan agar penerima mandat kepengurusan
DPD Lamteng dan Lamtim untuk sesegera mungkin menyusun komposisi struktur organisasi.

“Saya berharap komposisi terbentuk dan melaksakan roda organisasi jurnalis. Peran sosial kontrol kebijakan, dan program pemerintah yang ada di masing-masing daerah hingga level kampung/desa,”pungkasnya. (*)

You might also like

error: Content is protected !!