
Lampung Tengah – Program Pemerintah dengan mengucurkan Dana Desa (DD) yang tidak sedikit di tiap-tiap desa sejatinya untuk memajukan suatu desa. Baik dari segi infrastruktur, perekonomian maupun pemberdayaan masyarakat.
Diharapkan program tersebut dapat direalisasikan oleh Aparatur Desa, agar kemajuan desa yang dipimpinnya dapat lebih baik.
Namun, sering kali kita mendengar Oknum-Oknum yang memanfaatkan jabatannya ‘menilep’ Dana Desa dengan berbagai macam cara guna memperkaya diri sendiri maupun golongannya.
Tutur buk Erni selaku masyarakat jaya sakti menjelaskan pembangunan jalan Lapen kurang puas pak, belum ada sebulan, ini belum ada mobil yang lewat harapannya pengen yang bagus lah
Kayak gini membahayakan anak-anak lari-lari pada jatuh, jalanya licin kayak gini batu batu kayak gini tidak sesuai lah, udah terakhir kayak gini tutur Erni.
Doni selaku LSM LPAB (Lembaga Perlindungan Anak Bangsa) sekaligus masyarakat kampung jaya sakti menjelaskan saya melihat kondisi jalan di bangun di desa jaya sakti ini tidak memuaskan karena dilihat dari struktur pembangunan tidak sesuai dengan kontruksi,
Harapan saya kalau bisa kepala kampung jaya sakti bertanggung jawab memperbaiki jalan ini sesuai dengan permintaan masyarakat jika tidak di perbaiki kita akan memberi surat somasi kejaksaan, supaya bisa memperbaiki jalan seperti apa, nanti ada proses hukum seperti apa, tutur Doni.
Di harapkan instansi terkait bisa kroscek pembangunan Lapen melalui anggaran dana desa (DD) Di Kampung Jaya Sakti Kec. Anak tuha di duga asal asalan. (Suhendra Dan TIM).
