Masyarakat Meminta Instansi Terkait Jangan Tutup Mata, Terkait Realisasi Penggunaan Dana Desa (DD) Pekon Kuripan

Metrodeadline.com
Tanggamus – Marak nya pemberitaan di media online, Pekon Kuripan, Kecamatan limau, Kabupaten Tanggamus Lampung, terkait dari beberapa kegiatan mulai dari Tahun 2016, 2017, 2018, 2019, hingga 2020 yang di sinyalir ada nya dugaan penyalah gunaan anggaran Dana Desa (DD) sampai dengan intimidasi terhadap masyarakat Desa Kuripan.

Kekisruhan yang terjadi di Pekon Kuripan berawal dari ada nya pemotongan pengalihan atau pengurangan KPM penerima BLT DD yang di alih kan untuk pembangunan pasar, sampai pelaporan dugaan perbuatan tidak menyenangkan atas dugaan intimidasi dan pelecehan yang di lakukan Kepala Pekon Kuripan terhadap masyarakat nya, hingga dugaan Kepala Pekon mark’up dan Fiktif penyaluran anggaran Dana Desa (DD) pada beberapa kegiatan alokasi Dana Desa (DD) pada tahun 2016 sampai 2018, hingga oknum PJ Pekon kuripan ” IR ” yang juga Diduga Fiktif pwnyaluran anggaran Dana Desa dan Mark’up kan alokasi Dana Desa (DD) Tahun 2019 sampai 2020 di Pekon Kuripan,”Sabtu 12/12/2021.

Ketika team awak media melakukan penelusuran hingga melakukan mengumpulkan keterangan dari masyarakat Pekon Kuripan.

Puluhan Masyarakat menjelas kan bahwa kegaduhan yang ada di masyarakat Pekon Kuripan berawal dari pengalihan atau pemotongan penerima bantuan BLT DD tahap terakhir empat (4) bulan terhitung dari September sampai Desember di tahun 2021 yang mana di alihkan untuk pembangunan pasar oleh kepala Pekon, yang mana pengalihan bantuan itu menurut masyarakat yang menerima bantuan BLT DD belum mendapat kan kata sepakat waktu melakukan musyawarah di kantor Pekon yang mana untuk pembangunan pasar pun sudah ada dana tersendiri yang sudah di anggar kan Kepala Pekon melalui Dana Desa

Dan tidak sampai di situ saja setelah masyarakat melakukan demo di kantor Kepala Pekon yang di hadiri aparatur pemerintahan Pekon hingga masyarakat dan anggota kepolisian Polsek limau hingga salah satu anggota dewan kabupaten Tanggamus.

Setelah masyarakat melakukan demo di Kantor Pekon selang beberapa hari Kepala Pekon mendatangi salah satu masyarakat yang ikut demo di Kantor Pekon yang berinisial “SM” di pagi hari sekitar kurang lebih jam 6 pagi, diduga Kepala Pekon melakukan intimidasi hingga diduga meleceh kan “SM” dengan meludah di hadapan nya dan beberapa kata-kata kasar hingga kotor pun keluar dari Kepala Pekon.

Hingga mengakibat kan “SM ” melakukan pelaporan di polres Tanggamus kurang lebih hampir Dua.(2) bulan ini belum ada titik terang atas pengaduan “SM” terkait intimidasi dan pelecehan hingga Pelaporan tersebut.

“Kami selaku masyarat berharap kepada instansi terkait seperti Inspektorat dan kepolisian polres dan Kejari Tanggamus supaya bersungguh -sungguh melayani kami selaku masyarakat Pekon ini supaya tak hilang rasa kepercayaan kami selaku masyarakat terhadap instansi yang sudah mengemban tugaskan negara untuk melayani kami selaku masyarakat kecil,” Ucapnya.

“Dan kami selaku masyarakat Pekon Kuripan melihat dengan beberapa permasalahan yang ada di Pekon Kuripan ini berharap dengan sungguh -sungsuh Kepada instansi terkait, khusus nya demi kemajuan Pekon Kuripan umum nya masyarakat Pekon yang ada di kabupaten Tanggamus ini,” Lanjudnya.

‘Apa bila team dari inspektorat akan melakukan pengumpulan data di Pekon Kuripan kami selaku masyarakat siap untuk ikut serta mengawal dan menunjukkan pembangunan hingga kami siap memberi keterangan atas apa yang terjadi di Pekon Kuripan ini,” Tutup nya.(Anton)

You might also like

error: Content is protected !!