Tulang Bawang

BPJS Kesehatan Gelar Evaluasi PRB FKTP Kabupaten Tulang Bawang

255689
×

BPJS Kesehatan Gelar Evaluasi PRB FKTP Kabupaten Tulang Bawang

Sebarkan artikel ini

Metro, Jamkesnews – Dalam rangka mengevaluasi dan mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan Cabang Metro menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi PRB (Program Rujuk Balik) terhadap Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kabupaten Tulang Bawang, Kamis (12/08). Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Metro, Budi Santoso menjelaskan FKTP merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS. Sebagai gate keeper, FKTP mempunyai fungsi kontak layanan peserta, pelayanan berkelanjutan, pelayanan paripurna dan koordinasi pelayanan.

“FKTP mempunyai peran yang sangat penting dalam Program JKN-KIS. Dengan fungsi sebagai gate keeper, FKTP diharapkan dapat mengoptimalkan pelayanan bagi peserta JKN-KIS secara tuntas sesuai dengan kompetensi dan sarana prasarana yang dimiliki. Sehingga kualitas layanan yang diberikan kepada peserta juga meningkat,” jelas Budi.

Lebih lanjut, Budi menyampaikan sampai dengan bulan Juni 2021 capaian peserta PRB aktif baru sebesar 48,7%, sedangkan target kita adalah 88%. Hal tersebut menandakan bahwa jumlah kepesertaan pada Program Rujuk baklik belum memenuhi target yang ditetapkan. Dirinya menjelaskan beberapa faktor yang menjadi penyebab PRB tidak optimal diantaranya adalah peserta pernah mengalami kendala dalam pendaftaran dan pelayanan PRB sehingga enggan kembali ke FKTP. Selain itu, peserta juga Merasa bahwa kepastian mendapatkan obat di RS lebih terjamin dibandingkan ke FKTP.

“Untuk itu pada kesempatan ini kita adakan diskusi kira-kira apa saja yang menjadi hambatan dan mencari solusi bersama supaya segala kendala dapat teratasi sehingga pelayanan kepada peserta dapat berjalan lebih optimal lagi dan apa yang sudah dijadikan target dapat kita wujudkan bersama-sama dengan sinergi yang diperkuat antara BPJS Kesehatan dengan stakholder lainnya,” tambah Budi.

Pada kesempatan tersebut, salah satu PIC PRB Puskesmas Way Dente, Eka Wahyuni menyampaikan tanggapanya bahwa kendala tersebut merupakan tantangan. Menurutnya, ini merupakan tanggung jawab bersama antara BPJS kesehatan dengan FKTP lainnya untuk bersama-sama mewujudkan apa yang telah ditetapkan bersama demi kesuksesan penyelenggaraan Program JKN-KIS.

“Bagi ini adalah tantangan, agar dapat melaksanakan program rujuk balik dengan semaksimal mungkin,” ujar Eka.

Di akhir kegiatan, Budi berharap evaluasi rutin ini dapat menjadi wadah bagi berbagai pihak untuk dapat menganalisis dan mengevaluasi permasalahan terutama di program PRB sehingga dapat meningkatkan pelayanan yang maksimal kepada peserta Program JKN-KIS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!