
BUNGO – Antoni Rhomodon yang kesehariannya bekerja sopir tinja kesaharian nya keseringan membuat status dan memposting di medsos Facebook terkait TPP ( Tambahan Penghasilan Pegawai ) dan mobil tinja di Dinas Perkim yang tidak beroperasi Hanton Rhomadona ASN Dinas LIngkungan Hidup kabupaten Bungo mengaku dipindah tugaskan ke kantor Camat Jujuhan Ilir.
Hanton Rhomadona terkejut kedatangan surat pemindahan nya toni salah satu ASN Dinas LH yang dipindah tugaskan ke Kantor Camat Jujuhan Ilir
” toni memebritau salah satu senior kita kepada bang azwar bg Saya sudah tidak di Dinas LH lagi bang , saya sudah mendapat surat pindah tugas ke kantor camat Jujuhan Ilir terhitung awal bulan depan ” Tutur ( 13/08/21)bg azwar pun tekejut betul ton ,
Toni pun mejelaskan Saya tidak tahu apa kesalahan saya dan tidak pernah mendapat surat teguran terkait tugas saya sebagai ASB di Dinas LH ” lanjut antoni yang keseharian nya bertugas sebagai sopir mobil tinja ini di dinas LH bersedih ,Media metro
Memang belakangan ini saya sring memosting membuat status dan mempostingnya di facebook terkait kemacetan TPP sudah 4 bulan atau 5 bulan blm dicairkan dan saya juga memposting mobil tinja di Perkim yang ter lihat nganggur karena tidak dioperasikan ,kemungkinan alasan itu sedang kan di niknas lh membutukan ,ofrasional itu ,terkejut setelah mendapat surat pindah tak ado lagi teguran tau nyo sayo lah saya di dipindah fugaskan ” Imbuh nya sembari memperlihatkan SK mutasi nya ke Kantor Camat Jujuhan Ilir
Zulkarnain kabid diknas Kebersihan pun terkejut membaca sk dari Dinas LH Bungo pemmidahan salah satu pegawai nya sempat kaget ” Kabid bilang dengan anton mengapa soal TPP di posting di medsos dan saya sampaikan bahwa TPP itu adalah hak semua ASN dan wajar saja saya keluhkan karena saya membutuhkan nya ” Tutur Hantoni sedih
Terkait pemindahan terlihat raut wajah toni tak trima dengan pemindahan secara tidak ada surat teguran masalah tersebut Hantoni akan mempelajari dasar hukumnya dan jika ada celah gugatan.
“Kami pun tidak akan tinggal diam karena masih ada ASN lain yang mengalami nasib yang sama dengan saya,” tegasnya.(*/Abun)
