BPBD Metro Siaga 24 Jam Antisipasi Bencana

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Metro siaga 24 jam mengantisipasi bencana tidak terduga di Bumi Sai Wawai.

Sekertaris BPBD Kota Metro, Ahmad Effendy S.Sos. M.M mengatakan bahwa, pihaknya siap siaga dalam mengantisipasi dalam berbagai bencana tidak terduga.

“Untuk bencana banjir sendiri misalnya, BPBD telah menyiapkan peralatan dan bantuan logistik,”ungkapnya di kantor BPBD Metro, Kamis (21/01/2021)

Leih lanjut, Efenddy kembali menyampaikan sebenarnya kalau untuk di Kota Metro ini alhamdulillah belum pernah terjadi banjir, namun masyarakat sering menyebut genangan air yang sudah lumayan tinggi dengan sebutan banjir.

“Untuk bencana banjir sendiri, kami sudah menyiapkan 2 unit perahu karet, dan 2 unit perahu viber beserta mesin motornya. Kemudian untuk bantuan logistiknya, kami menyiapkan makanan siap saji, peralatan mandi, peralatan tidur dan lain sebagainya,”jelasnya.

Titik-titik  rawan genangan air, timpal Effendy pada musim penghujan sendiri terdapat dibeberapa titik seperti di jalan Bambu Kuning, Perumahan Top Ten, Tejosari, Prasanti dan Ganjarasri.

Tidak hanya siaga dalam kondisi banjir, BPBD sendiri siap menghadapi bencana pohon tumbang.

Ahmad Effendy kembali menjelaskan bahwa BPBD sendiri telah siap untuk menanggulangi bencana pohon tumbang.

“Kalau untuk evakuasi pohon tumbang kita memiliki gergaji mesin, dari yang ukuran besar, sedang sampai kecil kami punya. Kami juga menyediakan 17 staff beserta mobil rescue untuk bencana pohon tumbang. Jadi kegunaan mobil rescue sendiri kita gunakan untuk menarik batang pohon yang jatuh ke sungai atau kali,”paparnya.

Ia menambahakan, untuk bantuan logistik sendiri BPBD menyiapkan bantuan seperti semen, asbes, pasir dan lain sebagainya.

“Untuk penanganan pohon tumbang yang menimpa rumah warga maupun yang roboh. BPBD sudah menyiapkan bantuan logistik seperti semen, pasir, asbes dan lain sebagainya,”imbuh Ahmad Effendy kepada metrodeadline.com.

Selain bencana banjir dan pohon tumbang, BPBD siap siaga apabila menerima laporan ada ular ataupun lebah yang masuk kerumah warga..

“Sebenernya kami masih dilema menerima laporan warga untuk hewan ular ataupun lebah yang masuk ke dalam rumah warga. Namun kami siap membantu dengan mendatangkan ahlinya (pawang Red) untuk kejadian tersebut. Karna kami sendiri belum memiliki APD (Alat Pelindung Diri) untuk kejadian ular dan lebah yang masuk ke dalam rumah warga,”ujarnya. (Rian)

You might also like

error: Content is protected !!