Herman HN Perketat Prokes di Dua Titik, Jika Positif Tidak Boleh Masuk

BANDAR LAMPUNG – Setelah penetapan zona merah, Walikota Bandarlampung Herman HN menyiapkan alat rapid test untuk pemeriksaan Covid-19 massal Sebanyak 5.000 alat rapid test.

Secara teknis, Herman HN mengatakan, akan perketat protokol kesehatan di dua titik yang rencananya akan dilakukan pada hari senin(26/10) dipintu masuk Tugu Radin Intan dan pintu masuk tol di pos polisi sukarame

“Dalam waktu dekat, hari senin kita akan lakukan test di dua titik, tugu raden intan dan pintu tol sukarame,” kata Walikota Bandarlampung Herman HN kepada awak media, Kamis(22/10).

Ia juga menjelaskan Pemeriksaan massal kepada masyarakat yang ingin masuk ke Bandarlampung harus di rapid test
Mulai senin sampai tanggal (30/10), sekitar 5000 alat yang disiapkan dan setiap 1 titik terdiri 10 orang.

“semua masyarakat yang ingin masuk ke bandarlampung harus dirapid test semua, Jika positif tidak boleh masuk,”tegas Herman HN

Selain itu, Walikota dua periode ini akan membagikan 500 ribu masker yang akan dibagikan secara bertahap.

“kita bagikan masker lagi sekitar 500 ribu,
tadi sudah saya kasih ke tim satgas 30 ribu, kita sudah punya 100 ribu yang akan membagikan satgas, ada 20 tim di setiap kecamatan,”ujarnya

Herman HN juga berharap agar seluruh masyarakat bandarlampung sadar akan pentingnya menjaga protokol kesehatan dan selalu waspada serta berhati-hati terhadap COVID-19.

“Saya minta kesadaran kepada masyarakat untuk selalu utamakan protokol kesehatan kita harus waspada bener-bener semuanya harus lebih hat-hati,”pungkasnya.(*)

Reporter :@Saung

You might also like

error: Content is protected !!