Pencuri Leluasa Beraksi Meskipun RSUD Sukadana Tepat Didepan Mapolres

LAMPUNG TIMUR – Terjadi aksi pencurian pada Kamis, 1 Oktober 2020 sekitar jam 03.00 WIB subuh diruang bangsal Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukadana Kabupaten Lampung Timur meskipun tampak didepan hanya diseberang jalan terdapat Markas Kepolisian Resort (Mapolres).

Pencurian berhasil menggondol uang sejumlah Rp.800 ribu milik Sarifah (38) warga Desa Pasar Sukadana saat sedang menemani Masamah (56) warga Desa Sukadana (Induk) ayuk iparnya dirawat inap (Ranap) selama 12 malam berturut-turut.

Sarifah melaporkan peristiwa tersebut ke Satpam yang secara kebetulan piket, tapi sayangnya Satpam tak mau berusaha mencari ataupun menyelidiki melainkan mengatakan apabila CCTV sudah lama dalam keadaan rusak.

“Uang saya 800 ribu hilang tadi malam, ketahuannya subuh sekitar jam 4 lebih sesudah saya keluar dari kamar mandi, memang saya ditanya oleh keponakan (Irpan), apakah ada barang yang hilang, tapi nggak saya hiraukan,” ungkap Sarifah pada Kamis, 1 Oktober 2020 pukul 15.30 WIB dikediamannya.

“Ketahuannya, setelah mau beli nasi uduk, waktu ngambil uang dalam tas, ternyata sudah nggak ada lagi, tapi anehnya HP masih ada,” tutur Ipah panggilan kesehariannya.

Sebelumnya sekitar jam 00.04 WIB tengah malam, Sarifah masih sempat memeriksa uangnya yang di simpan di dalam tas kecil yang diletakkannya dibawah bantal yang dipakainya tidur.

“Padahal jam nol nol titik nol empat tepat saya periksa uang itu sama HP masih ada semuanya didalam tas, saya tarok dibawah bantal untuk pakai tidur,” paparnya.

Selanjutnya, Ifah melaporkan pencurian uangnya itu ke Satpam yang piket malam itu, tapi sayangnya tidak ada tindakan melainkan mengatakan CCTV rusak.

“Sekitar jam 5 laporan ke Satpam, kata Satpam Cctv sudah lama rusak, tapi Satpam diem aja nggak cepat nyari yang nyuri uang,” pungkasnya.

Menurut Irfan (21) anak Masamah pasien keponakan Sarifah, sekitar jam 03.00 WIB ia memang sempat melihat bahkan mengejar orang tak dikenal yang mengendap-endap menyelinap.

“Sekitar jam 3 saya liat ada orang seperti masih anak-anak, tinggi badannya kira-kira seleher saya ini, saya tanya kamu mau apa, mukanya keliatan kebingungan dia jalan agak cepat-cepat,” kata Irfan.

Karena merasa curiga melihat gerak-geriknya, Irfan secara spontan mengejar akan tetapi kehilangan jejak.

“Karena curiga ngeliat gelagat dari cara jalannya agak cepet-cepet sesudah saya tegur, maka dia mau saya dekati tapi saya nggak ketemu kehilangan jejaknya,” pungkasnya.

Ketika Direktur RSUD Sukadana, dr. Wayan Widyana dihubungi pihak akan melaporkan peristiwa pencurian itu ke bagian penanganan layanan pengaduan masyarakat .

“Nanti saya laporkan ke petugas bagian penanganan layanan pengaduan di rumah sakit ini,” kata Wayan pada Kamis, 1 Oktober 2020 pukul 16.00 WIB melalui sambungan handphone.

(Ropian Kunang)

You might also like

error: Content is protected !!