Bupati Tanggamus Rapat Bahas Dampak Adanya New Normal dari Daerah Lain

 

metrodeadline.com, Kota Agung – Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani , SE., MM., selaku ketua Gugus Tugas Covid-19 menggelar Rapat di Ruang Rapat Utama Sekretariat Daerah, Selasa (1/06/2020).


Dalam rapat tersebut dihadiri para jajaran Pengurus Gugus Tugas diantaranya Dandim 0424 Tanggamus, Ketua Kejaksaan Negeri Tanggamus, Ketua DPRD Tanggamus, Kapolres Tanggamus, Kepala Kementerian Agama Tanggamus, Para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD dilingkungan Pemkab Tanggamus.

Rapat digelar dalam rangka menyikapi adanya New Normal Covid 19 meskipun di Kabupaten Tanggamus tidak adanya PSBB sesuai dengan syarat pemberlakuan New Normal tetapi dipandang perlu untuk menyikapi dampak adanya New Normal dari daerah lain beserta tindakan yang akan dilakukan terkait dengan masih tetapnya berlaku Protokol Kesehatan Pencegahan Penanganan Covid 19 di masyarakat.

Bupati dalam kesempatan tersebut menyampaikan, memang betul New Normal jika dilihat dari perspektifnya tidak dari arti ataupun istilahnya, secara aturan New Normal ini dilakukan apa bila suatu wilayah telah menerapkan PSBB, untuk kabupaten Tanggamus sendiri tidak menerapkan PSBB, tetapi Bupati lihat disini kita akan terkena imbasnya dari adanya New Normal didaerah-daerah lain.

“Inilah mau tidak mau akan berpengaruh dalam tatanan kehidupan kita sehari-hari baik dari sektor keagamaan, Ekonomi, dan lainnya, ini yang kita fikirkan yakni imbas yang akan dihadapi oleh masyarkat kabupaten Tanggamus terkait adanya New Normal tersebut yang akan dibahas dalam rapat nanti katanya.

Selanjutnya Dandim 0424 juga menyampaikan, menyikapi adanya dampak New Normal yang diberlakukan didaerah lain dan untuk menjaga wilayah Kabupaten Tanggamus, pihaknya telah mendapatkan Komando Pusat baik TNI dan Polri untuk melaksanakan kegiatan yaitu Peningkatan Kedisiplinan atau Operasi Peningkatan Kedisiplinan, dimana operasi itu yang pertama adalah mengedukasi dan mengajak masyarakat serta pengelola ruang publik tentang pentingnya disiplin sesuai Protokol Kesehatan, kedua menghimbau masyarakat yang belum mematuhi protokol kesehatan, ketiga memperingatkan masyarakat yang belum mematuhi protokol kesehatan, keempat menertibkan prosedur protokol kesehatan diruang-ruang publik, kelima menjaga keamanan ketertiban dan kenyamanan masyarakat dan ruang-ruang publik selama pelaksanaan pendisiplinan protokol kesehatan, keenam, melaksanakan langkah represif secara proporsional dan humanis sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Adapun tempat-tempat yang diperkirakan untuk melaksanakan kegiatan tersebut seperti di pasar, tempat-tempat rekreasi, atau tempat hiburan rumah makan, tempat ibadah terminal, stasiun, pelabuhan dan kawasan publik lainnya Kata Dandim 0424 Letkol. Inf. Arman Aris Sallo.

Selanjutnya Kapolres Tanggamus AKBP. Oni Prasetya, SIK juga menyampaikan, Dalam rangka mengawal kebijakan pemerintah, Polri menawarkan kepada pemerintah daerah khususnya ditempat keramaian seperti pasar, agar kiranya dibuat mekanisme tentang penetapan pintu masuk dan keluar secara berbeda.
Yang bertujuan untuk mendukung program social distancing, kemudian juga lokasi pasar tersebut agar disediakan tenda yang nantinya digunakan sebagai antisipasi apabila dalam pengecekan suhu, diatas 37, 5 derajat. (Adi) 

You might also like

error: Content is protected !!