Nah Loh, AMPI Lamteng Tempuh Jalur Hukum Terkait Surat Edaran Minta THR

Lampung Tengah – Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Lampung Tengah akan menempuh jalur hukum terkait adanya surat edaran abal-abal di Kecamatan Bandar Surabaya dan Seputih Surabaya, Lampung Tengah (Lamteng)

Dalam isi surat tersebut, bertujuan untuk meminta-minta tunjangan hari raya (THR) kepada pihak perusahaan dan swasta dengan mengatasnamakan organisasi.

Ketua AMPI Lampung Tengah Agus Suwandi mengatakan, ia secara organisasi tidak pernah mengeluarkan surat edaran yang menginstruksikan pengurus ditingkat kecamatan dan kampung meminta THR kepada perusahaan atau pihak swasta.

“Kami akan proses (hukum) ke kepolisian terkait adanya surat tersebut (edaran meminta THR). Surat itu abal-abal atau tidak benar dan bukan dari saya (selaku ketua AMPI Lamteng),” kata Agus Suwandi, Kamis (14/5/2020).

Anggota komisi IV DPRD Lamteng itu menjelaskan, bahwa bisa saja kop surat tersebut asli bisa juga palsu, hal itu lantaran kepengurusan di dua kecamatan (Bandar Surabaya dan Seputih Surabaya) sudah ia lantik.

“Ketuanya sudah dilantik, tapi sampai detik ini ketua yang diangkat belum menyerahkan kepada saya terkait susunan kepengurusan (AMPI) disana. Tertanda (tanda tangan) di surat itu pun bukan atas nama saya (Ketua AMPI), tapi atas nama Sekretaris,” bebernya.

Kepada pihak perusahaan yang beroperasi di Lampung Tengah, Agus mengimbau agar mereka mengabaikan atau melaporkan kepada pihak berwajib, apabila ditemukan surat edaran meminta THR mengatasnamakan AMPI.

“Bila ada yang mendapati surat edaran tersebut, abaikan saja, tidak usah dihiraukan. Bila melakukan pemaksaan, silahkan laporkan ke pihak yang berwajib,” pungkasnya.(red)

You might also like

error: Content is protected !!