Alasan Harga Minyak Mentah Minus Tak Berarti BBM Gratis

Jakarta,  — Tren harga minyak mentah dunia terus merosot. Produksi minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat untuk pengiriman Mei bahkan anjlok hingga minus US$37,63 per barel. Ini merupakan kejatuhan terbesar sepanjang sejarah sejak 1983.

Lalu, apakah artinya konsumen bisa menikmati Bahan Bakar Minyak (BBM) gratis atau mendapatkan uang ketika memborong minyak?

Tentu tidak. Perlu diketahui, harga minyak mentah anjlok karena pasokannya berlebih dan para produsen kehabisan tempat untuk menampung. Sejalan dengan itu, permintaan juga nyaris nihil karena kebijakan social distancing membuat sepertiga populasi dunia berdiam diri di rumah masing-masing.

 

Biang keroknya pandemi virus corona yang menyerang hampir seluruh negara-negara di dunia. WHO mencatat pasien positif corona di seluruh dunia mencapai 2,40 juta dengan jumlah orang meninggal sebanyak 165.237 kasus.

Kembali ke harga minyak, permintaan pasar yang melemah di tengah pandemi corona pun membentuk dinamika pasar yang tidak biasa. Bahkan, belum pernah terjadi sebelumnya.

Terlepas dari harga minyak mentah yang dibanderol hingga minus, seperti dilansir CNN.com, tidak berarti dampaknya langsung ke harga eceran untuk satu liter BBM.

Alasannya, setiap produsen punya biaya yang perlu ditanggung dalam menyediakan BBM. Seperti, biaya transportasi, pengangkutan minyak, termasuk biaya pemasaran.

Selain itu, ada pula biaya untuk proses pengolahan di kilang minyak, yang harganya tidak murah. Kemudian, pajak yang ikut berperan menentukan harga jual minyak eceran.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200421131802-85-495633/alasan-harga-minyak-mentah-minus-tak-berarti-bbm-gratis

You might also like

error: Content is protected !!