Ditengah Wabah Covid-19, Harga Karet Anjlok Dan Petani Bingung Jual Hasil Panennya

Lampung Tengah

LAMPUNG TENGAH – Ditengah pandemik Virus Corona (Covid19) selain membuat warga panik, juga mempengaruhi anjloknya harga karet.


Hal itu, diungkapkan oleh Petani Karet Di Kampung Sanggar Buana (SB) 17 Made Wardana, bahwa harga getah karet di Kampung SB 17 turun di tengah wabah Covid-19. Dimana saat ini, Rp 6200 per kilogram atau turun dibandingkan sebelumnya yang masih mencapai Rp6600 kilogramnya.

“Penurunan harga jual getah karet bersih ini,  terjadi sejak beberapa pekan terakhir. Apalagi di tengah mewabahnya virus corona seperti,” kata Made Wardana

Selain harga anjlok, kata Made Wardana, bahwa petani karet juga bingung untuk menjual getah karetnya. “Minggu depan belum ada kepastian masih ada membeli atau tidaknya mas. Jadi kami kebingungan ini untuk menjual hasil panen karet kami mas,” ujarnya.

Made Wardana berharap semoga harga karet bisa setabil kembali dan virus corona cepat hilang. (red)

You might also like

error: Content is protected !!