Perjalanan Warida Anggraini Pesilat

Laporan : Ropian Kunang


metrodeadline.com, LAMPUNG TIMUR – Warida Anggraini adalah anak kedua dari tiga bersaudara merupakan hasil pernikahan antara Asim Wijaya Kusuma alias Harun (48) dan Sarifah (44) warga Desa Negeri Agung Kecamatan Marga Tiga Kabupaten Lampung Timur.

Rida lahir pada 07 Desember 2004 di Desa Negeri Agung Kecamatan Marga Tiga, anak kedua dari tiga bersaudara. Ia memiliki kakak perempuan bernama Desi Wulandari (42) dan adik bernama Meyrlyn Maharani (8).

Keberhasilan Rida merebut medali emas adalah hasilnya menekuni latihan pencak silat KESTI TTKDKH Marga Tiga yang diketuai oleh Asim Wijaya Kusuma alias Harun.

Untuk diketahui bahwa Asim Wijaya Kusuma alias Harun Ketua DPC KESTI TTKKDH Marga Tiga tersebut adalah merupakan orangtua kandung Warida Anggraini.

“Rida anak nomor 2, adiknya ada 1 dan saudara tertuanya ada 1 juga”, kata Asim Wijaya Kusuma pada Rabu, 19/2 jam 10.38 WIB melalui telepon selulernya.

Ia tercatat menjadi anggota pencak silat perguruan KESTI TTKDKH Kecamatan Marga Tiga sejak awal tahun 2018.

“(Warida Anggraini) dia jadi anggota KESTI TTKDKH Marga Tiga sejak awal 2018”, urai Harun panggilan akrab Asim Wijaya Kusuma.

Sedangkan, Asim Wijaya Kusuma alias Harun menjadi Ketua DPC KESTI TTKDKH Kecamatan Marga Tiga Periode 2018-2023 sejak 2018, berdasarkan Surat Keputusan Nomor : 001/ SK/ DPP KESTI TTKDKH/ IX/ 2018, tertanggal, 16 September 2018.

“Saya jadi Ketua DPC KESTI TTKDKH Marga Tiga pertengahan 2018 sesuai SK”, jelas Ketua DPC KESTI TTKDKH Kecamatan Marga Tiga itu.

Ucapan terimakasih juga disampaikan oleh Warida Anggraini kepada pengurus KESTI TTKKDH Propinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Timur serta kepada semua pihak yang memberi dukungan atas keberhasilannya tersebut.

“Rida ngucapin terimakasih banget buat pengurus Propinsi dan Kabupaten, sama yayik Yusuf dan juga bapak yang udah ngedukung Rida”, tutur Warida Anggraini.

Ia merasa senang dapat membanggakan semua pihak dan berkeinginan dapat meraih prestasi ke tingkat Internasional.

“Ya Rida seneng bisa ngebanggain semuanya, pengennya Rida sih naik lagi bisa sampai juara internasional, biar bisa semua lebih bangga sama Rida”, ucap Rida panggilan akrab Warida Anggraini.

Tenaga kependidikan dan peserta didik tampak terlihat senang dan bangga atas keberhasilan Rida Kelas IX SMPN 2 Marga Tiga pimpinan Drs. Sunar.

“Kepala sekolah, semua guru dan temen-temen tadi keliatan bangga dan seneng, (Sunar Kepsek) ya kaget, karena memang belum dikasih tau, iya bangga banget, pokoknya tadi itu guru-guru pada nangis (terharu) semua”, kata putri kedua Asim Wijaya Kusuma dan Sarifah.

Rida dilatih oleh Wahidun pelatih dari Desa Sukaraja Nuban Kecamatan Marga Tiga, pelatih Setia Hati (SH), pelatih Pejuang Siliwangi (PS) dan dilatih oleh Asim Wijaya Kusuma alias Harun ayah kandungnya sendiri.

“Awalnya Rida dilatih uwak Wahidun, tapi sekarang udah pisah, biasanya dilatih sama guru dari perguruan SH dan PS, terus dilatih sama bapak sendiri”, urai Rida adik dari Desi Wulandari.

Himbauan Rida khusus kepada rekan-rekan seprofesinya untuk lebih menekuni latihan agar dapat mengikuti kegiatan event seperti dirinya.

“Kalau himbauan khususnya buat anak pencak, sering latihan yang rajin dan tekun biar bisa ikut event-event seperti ini juga”, himbau kakak dari Meyrlyn Maharani.

Juga berharap kepada Pemerintah dan Pemerintah Daerah memberi perhatian, khususnya terhadap para Pesilat DPC KESTI TTKDKH Kecamatan Marga Tiga.

“Harap diperhatiin buat ke pencaknya ini khususnya buat kami para pesilat yang ada di Marga Tiga”, harapnya.

Ahmad Azohiri selaku Pembina DPC KESTI TTKDKH Kecamatan Marga Tiga merasa bangga.

“Saya selaku pembina sangat bangga karena Rida binaaan kami telah berhasil merebut medali emas meraih prestasi juara satu nasional”, tegas Ahmad Azohiri.

“Terimakasih kepada semua pihak, yang telah memberikan dukungan terhadap Rida baik moril maupun materil”, papar Heri panggilan Ahmad Azohiri.

Untuk pengembangan prestasi olahraga ia juga berharap agar pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Daerah Kabupaten Lampung Timur turut serta berperan aktif.

“Saya berharap KONI Lampung Timur berperan aktif membantu Pemerintah Daerah dalam membuat kebijakan dalam bidang pengelolaan, pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi”, harap Pembina DPC KESTI TTKDKH Kecamatan Marga Tiga itu.

“Apapun bentuknya, prestasi Rida perlu dibina dan dikembangkan yang dinaungi IPSI, IPSI itu juga urusan KONI dari 57 cabang olahraga prestasi”, tandasnya.
Medali Emas berhasil direbut oleh Warida Anggraini (15) pesilat putri sang duta Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kebudayaan Seni Tari dan Silat (KESTI) Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (TTKDKH) Kecamatan Marga Tiga, pimpinan Asim Wijaya Kusuma alias Harun.

Warida Anggraini berhasil menjadi juara 1 Kelas G Putri setelah mengikuti kegiatan Kejuaraan Pencak Silat Antar Pelajar Tingkat Nasional dengan Kategori SD, SMP dan SMA yang dilaksanakan pada, 14 – 16 Februari 2020 di Gelanggang Olah Raga (GOR) Damyati Kota Tangerang Propinsi Banten.

You might also like

error: Content is protected !!