
LAMPUNG TENGAH – Kecewa dengan Pemerintah Daerah Lampung Tengah, Anggota DPRD setempat dari fraksi Nasdem, Yunisa Putra sangsi terhadap kemajuan pendidikan di Bumi Beguwai Jejamo Wawai ini.
Yunisa yang duduk dikomisi IV itu sangat konsen dengan permasalahan kesehatan dan pendidikan di Lampung Tengah itu kecewa setelah Pemerintah Daerah yang di nahkodai oleh Loekman Djoyosoemarto ini menghamburkan uang rakyat lebih dari Rp.1 milyar untuk membeli sepeda motor yang tidak jelas peruntukannya.
Sekretaris Nasdem Lampung Tengah itu sanksi dengan komitmen Loekman yang ingin memajukan dunia pendidikan di Lampung Tengah.
“Nggak habis pikir saya duit rakyat Rp.1 milyar lebih Bupati hamburkan hanya untuk membeli motor yang peruntukannya kurang bermanfaat. Saya sangsi dengan komitmen Bupati yang ingin majukan pendidikan tetapi dia menghamburkan uang rakyat sedangkan masih banyak gedung sekolahan yang hancur,” katanya kepada awak media, Jumat (3/1/2020).
“Coba uang sebnyak itu Bupati pakai untuk memperbaiki gedung sekolah SD N 1 Terbanggi Besar yang waktu lalu komisi II lakukan kunjungan, pasti sekolah tersebut sudah sangat bagus dan layak untuk melakukan kegiatan belajar mengajar dan sangat sangat bermanfaat untuk kemajuan pendidikan kita,” ungkapnya.
Sebagai wakil rakyat lanjutnya, wajib hukumnya untuk menyuarakan suara rakyat dan tidak tinggal diam jika pemerintah daerah tersebut menghambur hamburkan uang rakyat yang tidak jelas manfaatnya.
“Saya sebagai wakil rakyat harus menyuarakan suara rakyat, dan saya akan terus kritisi kebijakan-kebijakan pemerintah daerah yang tidak bermanfaat, karna ini uang dari rakyat dan harus benar benar untuk kepentingan rakyat bukan untuk kepentingan sesaat,” cetusnya.
Sementara itu saat dikonfirmasi terkait pembelian sepeda motor tersebut, Loekman berdalih program tersebut sudah dipertimbangkan dan telah disetujui oleh badan anggaran DPRD Lampung Tengah periode 2014-2019.
“Kacamata kita melihat sesuatu itu kan beda- beda. Kita menentukan program itu sudah dengan pertimbangan yang banyak dan itu pun sudah dikoreksi oleh badan anggaran. Jangan sudah disetujui dan ketok palu baru sekarang ribut- ributnya,” beber Loekman.
Lebih lanjut, Loekman menegaskan jika pemerintah daerah Lampung Tengah tetap komitmen terhadap kemajuan pendidikan.
“Kita tetap komitmen dan nanti saya akan lakukan roadshow di Jakarta untuk mencari bantuan-bantuan untuk memperbaiki gedunng sekolah yang tidak layak,” ujarnya.
Tempat terpisah, Kepala Sub Bagian (Kasubag) pengadaan Pemkab Lamteng, Lukman Nur Hakim menjelaskan bagian perlengkapan membeli sebanyak 95 unit sepada motor keluaran Yamaha dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp.1 milyar lebih.
“Pengadaan pada perubahan kemarin sebanyak 95 unit motor dengan anggaran Rp.1 milyar lebih mas,” ujarnya.
Sedangkan peruntukan sepeda motor tersebut, Lukman mengatakan diperuntukan untuk PKH Dinas Sosial, Satpol PP Kecamatan dan Gapoktan.
“Kalau tidak salah untuk PKH, Polpp sama gapoktan mas motor itu,” pungkasnya. (red)
