
metrodeadline.com – Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kan.Kemenag)Kota Metro H.Johan Yusuf,S.Ag.M.Pd.I, menegaskan bahwa rekrutmen Penyuluh Agama Islam Non PNS bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Hal itu disampaikanya disela sela rangkaian ujian tes wawancara yang dilaksanakan mulai 9-11 Desember 2019.
Pekan sebelumnya, Minggu 08 Desember 2019 bertempat di Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Metro Pusat, telah dilaksanakan tes tertulis bagi 91 pendaftar yang mengikuti seleksi rekrutmen PAI Non PNS.
Menurut Johan seleksi yang dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui apakah peserta benar benar berkompeten di bidang penyuluhan agama dan profesional dalam pembinaan umat. Dan akan diambil 40 peserta yang lulus dan akan di tempatkan di lima Kecamatan se Kota Metro.
Sementara itu menurut Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam Ruslan Helmi,S.Sos.MM, rangkain tes wawancara terdiri dari tes praktik ibadah dan baca tulis Al Qur’an yang diuji langsung oleh Kepala Kemenag Kota Metro.
Tes wawasan Kebangsaan dan nasionalisme diuji oleh Kasi Bimas Islam, dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Drs.H.Syahro,M.Sy, bertindak sebagai penguji tata cara, rukun dan syarat khotbah jum’at dan ceramah.
Masih dalam kesempatan yang sama Johan berharap, semoga kelak bagi peserta yang lulus sebagai PAI Non PNS dapat mengemban amanah dengan baik dan bertanggung jawab sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi).
Dan bagi para peserta yang belum lulus, Johan menuturkan agar tetap terus berdakwah mensyiarkan agama Allah.
Dengan tetap berkeyakinan bahwa Allah akan memberikan rizqi dari arah yang tidak disangka sangka dan memberikan jalan keuar yang terbaik dari setiap permasalahan hidup bagi orang orang yang bertaqwa.(tgh/zae)
Sumber : Kemenag Kota Metro
