Himbauan Manajer PT. PLN Rayon Sukadana : Dilarang Bermain Layangan Didekat 

Laporan Ropian Kunang


LAMPUNG TIMUR – Himbauan larangan bermain layang-layang didekat jaringan Perusahaan Listrik Negara (PLN) disampaikan oleh Rafzi Manajer PT. PLN (Persero) Rayon Sukadana Kecamatan Kota Gajah Kabupaten Lampung Tengah. Himbauan ditujukan terhadap seluruh elemen lapisan masyarakat (stakeholder) khususnya dalam wilayah kerjanya bertujuan mencegah terjadinya pemadaman listrik dan korban jiwa.

Wilayah kerja PT. PLN Rayon Sukadana meliputi Kabupaten Lampung Timur, Kota Metro dan Kabupaten Lampung Tengah, peralihan eks Koperasi Listrik Perdesaan Sinar Siwo Migo (KLP SSM) Kota Gajah Kabupaten Lampung Tengah.

Benang layang-layang yang tersangkut di jaringan PLN dapat menyebabkan gangguan pemadaman dan dapat tersetrum hingga berakibat korban jiwa.

“Himbauan, masyarakat dilarang bermain layang-layang didekat jaringan PLN, karena akan membuat jaringan PLN mengalami gangguan”. Kata Rafzi Kamis, 7 November 2019 pukul 19.07 WIB melalui sambungan telepon selulernya.

Layang-layang tersangkut di jaringan dapat menyebabkan pemadaman listrik maka oleh sebab itu tidak dianjurkan meninggalkan layang-layang di atap bangunan.

“Layang-layang yang tersangkut di jaringan listrik juga dapat menyebabkan listrik padam, maka jangan tinggalkan layang-layang sampai menginap di atap rumah”. Terang Manajer PT. PLN (Persero) Rayon Sukadana.

Benang layang-layang yang tersangkut di jaringan PLN akan menyebabkan terkena setrum dapat berakibat korban jiwa. Untuk itu, dianjurkan melapor ke petugas PLN jika ada layangan yang tersangkut di jaringan PLN.

“Benang layang-layang yang tersangkut di jaringan listrik dapat menyebabkan tersetrum. Laporkan kepada petugas PLN jika ada layangan yang tersangkut di jaringan listrik jangan didiamkan”. Himbaunya.

PT. PLN (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang hadir untuk negeri, mengelola listrik untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik.-

You might also like

error: Content is protected !!